Metropostnews.com/Indramayu – Pertemuan Ketua Kelompok PKH Desa Tanjakan Kecamatan Krangkeng di Bulan Maret sekarang terasa sangat istimewa Pasalnya dari unsur Pemerintah Desa Tanjakan dan juga Pendamping PKH turut hadir memberikan bimbingan agar semua Penerima PKH terlepas dari jerat kemiskinan Sabtu (19;/3 /2022)
Ketua Kelompok 8 dari Blok Panggang Jero Bisri Dengan Suara Lantang mempertanyakan mengenai Kartu Bea Siswa yang sampai hari ini masih belum cair ” Kalau di Blok panggang Jero Desa Tanjakan terasa berbeda penerima PKH disini rasanya hanya bisa pasrah yang penting dapat uang dari program PKH tidak berfikir Kemiskinan yang masih melilitnya dan tidak mau melepaskan miskin menjadikan beban dari Pemerintah . katanya
Lain lagi dari cerita Ketua Kelompok PKH Maman dengan adanya pertemuan sekali dalam sebulan jelas memberikan arti serta pengetahuan Penerima PKH tentu dari hasil pertemuan akan di bagikan hasilnya kepada Anggota Penerima PKH
Dari hasil penelusuran Tim media pada Desa Tanjakan Kecamatan Krangkeng adanya kejanggalan mengenai penerimaan Program PKH pada Anggota sering tidak di kasih Struk Penerima bahkan Isak tangis dari anggota PKH diancam akan di tarik Kartunya oleh Ketua Kelompok bila cerita kepada orang lain.
Sementara itu Pendamping PKH Desa Tanjakan Imun menjelaskan dari hasil penelusuran rekan media ditemukan adanya Anggota PKH yang di ancam oleh Ketua kelompok hal seperti ini dalam pertemuan kali ini kita harus berbenah diri khususnya ketua Kelompok PKH yang jadi Garda terdepan sebab Tujuan utama dari Program PKH yaitu mengentaskan kemiskinan kita jangan terbuai dengan program PKH tapi harus berfikir bagaimana kita lepas dari program ini atau bahasa kerennya Graduasi Mandiri atau Graduasi alamiah . Jelasnya
(OTONG)
