METROPOSTNews.com | Indramayu – Reses ke 2 DPRD Provinsi Jawa Barat tahun sidang 2021 – 2022 Bambang Mujiarto, ST, anggota Komisi II DPRD Propinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan dalam rangka Reses tahun sidang 2021- 2022 di Desa Karang Getas Kecamatan Bangodua Blok Bojong Melati berlangsung tertib, Selasa (8/3/2022).
Tampak hadir dari unsur Forkopimcam Kecamatan Bangodua, masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam orasinya, Bambang Mujiarto ST langsung menyoroti tentang Harga Eceran Tertinggi HET, seperti harga pupuk bersubsidi. “Penjualan jangan sampai melebihi HET. Harga Gas Elpiji 3 kg tak boleh melebihi HET, Harga minyak goreng, dan yang sekarang ini mulai dibicarakan banyak orang yaitu kacang kedelai untuk pengolahan tahu dan tempe” tegasnya.
Masih menurut Bambang, masyarakat Desa Karanggetas Blok Bojong Melati kalau sudah menghitung semuanya pandai. Hal itu disambut applaus, bahkan teriakan.
Anggota Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan memang pandai mengatur waktu bicara. Di akhir orasinya, memberikan 3 pertanyaan siapa bisa menghapal Pancasila, siapa Bupati Indramayu dan siapa Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa barat. Masyarakat riuh kembali sampai berebut mengacungkan jari telunjuknya.
Ketiga pertanyaan langsung terjawab oleh masyarakat atau pengunjung reses anggota Dewan DPRD Provinsi Jawa barat.
Sementara itu Ketua PAC Kecamatan Bangodua, Nano mengaku merasa terharu atas antusiasme masyarakat dalam menyambut baik anggota Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan yang sedang Reses dan mendengar aspirasi masyarakat. “Bahkan tanpa tedeng aling aling masyarakat ngomong langsung tentang harga minyak tanah dan kacang kedelai” pungkasnya. ( OTONG )



