METROPOSTNews.com | Indramayu – Salah satu program Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, kabupaten Indramayu Jawa Barat, mendorong budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga) dengan memanfaatkan pekarangan.
Ketua TP PKK Desa Sukagumiwang Iis Naeni mengatakan, selain untuk persediaan obat keluarga, juga bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Tanaman obat keluarga atau Toga ini kan bisa dijadikan sebagai komoditas yang bermanfaat, dimana mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Iis.
Dia mengungkapkan, langkah awal PKK mendorong budidaya Toga di tengah masyarakat, dimulai dengan melakukan penanaman Toga di depan kantor desa, untuk dijadikan contoh.
“Kita bina masyarakat untuk menanam Toga di pekarangan rumahnya, tapi kita mulai dari depan kantor desa, sekaligus menjadikan contoh untuk tanaman Toga,” ungkap Iis.
Selain sebagai contoh, Toga yang ditanam di depan kantor desa juga berfungsi sebagai gudang Toga Desa Sukagumiwang. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Banyak jenis Toga yang bisa dibudidaya, karena mudah ditemui di lingkungan masyarakat. Misalnya, kunyit, serai, sirih dan tanaman lainnya.

“Hanya saja, sebagian masyarakat belum memahami pemanfaatan tanaman tersebut sebagai obat, Tanaman obat herbal ini kan banyak. Cuma mungkin, banyak masyarakat yang tidak menyadari apa saja tanaman tersebut dan manfaatnya apa,” ujar Iis.
Dia berharap, tanaman toga yang ada di depan Kantor Desa Sukagumiwang dapat dibudidaya oleh masyarakat, ,”tanaman toga ini bisa menyebar ke beberapa lingkungan RT. Karena selain memberikan warna baru untuk Desa Sukagumiwang, juga memudahkan masyarakat saat mencari tanaman obat tradisional keluarga”, pungkasnya. (MT jahol)



