METROPOSTNews.com | Indramayu — Rehabilitasi ruang kelas Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lohbener kecamatan Lohbener kabupaten Indramayu satu paket dari dana alokasi khusus DAK tahun anggaran 2021, bidang pendidikan berupa rehab ruang kelas, dengan nilai pagu anggaran Rp 144,832.000:_ dikerjakan oleh CV BIMA, Kini sedang dalam pengerjaan, namun pada terkesan lamban bila mengacu pada waktu yang ditentukan.

Dari Hasil pantauan di lapangan, banyak sumber mengatakan dengan adanya pembangunan rehab ruang kelas yang terkesan lambat dalam pengerjaannya dan asal bila hitung-hitungan, tak sampai 70% karena area yang dikerjakan dengan area berdiameter ruang kelas volume panjang 11 meter dan volume luas atau lebar ruang hanya 10 meter.
Dari pekerjaan banyak yang diborongkan seperti pemasangan baja ringan atap, juga pekerjaan lainnya seperti pemasangan ubin lantai juga tembok hanya ditambal tidak ada yang terlihat signifikan.
Seperti yang diungkapkan pekerja pemasangan baja ringan, “iya pak saya disini hanya pekerja memborong pemasangan atap aja sebesar Rp 2,5 juta itu untuk pasang atap dan engkel atau penopang lainnya kalau pemasangan baja ringan selesai ya udah pulang, kan yang lain urusannya tukang batu ya mungkin diborongkan juga” tukasnya.
Pelaksana proyek, Ajat ketika coba dihubungi via whatsapp tidak memberikan respon sedikitpun, ia seolah tutup mata tutup telinga, juga menurut keterangan pekerja dan pihak sekolah ia jarang sekali ke lokasi proyek hanya se waktu-waktu aja hingga bangunan rehab ruang seakan tak bergerak untuk segera diselesaikan.

Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik indonesia GNPK-RI Indramayu, Karyanto mengungkapkan. “Berarti ini jelas adanya permainan dalam pekerjaan, tidak melihat kualitas dan hanya keuntungan pribadi saja, ini sudah jelas anggaran 140 jt lebih cuma hanya rehab ruang cuma berukuran kecil, dan tidak ada yang terlihat parah hanya mengganti atap aja, yang lainnya tak ada hanya perbaikan kecil tak sebanding dengan nilai anggaran” jelasnya.
“Seharusnya pengawas dari dinas melakukan investigasi teguran jika ada aroma korupsi dalam pengerjaan jangan dibiarkan begitu saja” tegasnya. (MT jahol)



