METROPOSTNews.com | Indramayu — Camat Cikedung Kabupaten Indramayu M. N. Huda berikan penjelasan mengenai sosialisasi program kemitraan antara pabrik gula Jatitujuh dengan masyarakat Tani Desa Amis,
“Sebelum sosialisasi digelar saya dan staf kecamatan sudah menelusuri memberikan pengertian kepada warga tani bahkan kepada anggota F Kamis juga saya mengajak karena disini bukan mencari hal yang kurang baik tapi mencoba sesuatu yang baru agar warga tani mendapatkan keuntungan dari bercocok tanam tebu dan sosialisasi, ini bukan yang pertama malah sosialisasi ke dua adapun registrasi tahap awal sebanyak 402 sudah tidak menemukan kendala yang berarti semuanya berjalan apa adanya warga tani juga cukup mengerti akan adanya perubahan yang akan terjadi lahan sawah juga sudah disiapkan untuk beralih tanam” dikatakan M. N. Huda, camat Cikedung pada sosialisasi kedua yang bertempat di Balai Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Minggu (28/11/21).
Hal yang sama juga dikatakan Kuwu Desa Amis, Agus Nur Ahmad yang mengatakan bahwa pada sosialisasi sebelumnya tidak terjadi kendala yang berarti. Menurutnya ada kemungkinan sedikit kesalahan namun kondisi dapat dikendalikan.
“Sosialisasi kemaren antara PG Rajawali dua Jatitujuh dengan warga tani pada awalnya kami memberikan penjelasan mengenai kemitraan antara pabrik gula PG Rajawali dua Jatitujuh tidak terjadi masalah yang berarti bahkan Koramil dan Kapolsek cukup santai menanggapi berbagai pertanyaan dari warga, setelah rapat sosialisasi masyarakat banyak mengajukan pendaftaran, ini artinya ada kesalahan sedikit saat sosialisasi itu. Sekarang masyarakat Tani juga sudah banyak mengajukan registrasi tahapan pendaftaran bahkan Anggota F Kamis juga sudah mulai lakukan pendaftaran awal sudah mencapai 402 sekarang sudah mencapai 800 registrasi kalau yang menolak kita tinggalkan saja sedang yang mau lakukan pendaftaran awal kita arahkan sesuai fungsi Kuwu lakukan pembinaan dan pengayoman kepada masyarakat” katanya.
Mengenai adanya teriakan pada saat dilaksanakan sosialisasi, salah seorang warga menuturkan bahwa ia mengaku setuju dengan kebijakan dari sang kuwu.
“Jelas saya mengikuti arahan Kuwu kita, cuman teriakan saya karena sedikit yang hadir makanya tak terdengar saya pribadi nggak mungkin Neko-neko arah kebijakan Kuwu Amis Agus Nur Mahmud. Mengenai program kemitraan antara pabrik gula PG Jatitujuh Rajawali dua dengan warga tani Desa Amis aku sangat setuju” pungkasnya. ( OTONG )



