MetroposNews, Lebak — Nenek Nurlela (69), warga Desa Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak bisa tersenyum bahagia karena dapat bantuan bedah rumah dari organisasi masyarakat jaringan relawan untuk masyarakat (Ormas Jarum), Minggu (21/11/2021)
Berawal dari seorang warga yang menemukan nenek Nurlela tinggal sebatang kara di gubuk milik orang lain kemudian warga tersebut bercerita kepada salah satu anggota ormas Jarum yang berada di Kecamatan Warunggunung.
Mendapatkan cerita dari warga bahwa ada seorang nenek yang tinggal sebatang kara menumpang di gubuk orang lain ketua Koordinator kecamatan (Korcam) Ormas Jarum Warunggung bergegas laporan kepada ketua umum Ormas Jarum.
Mendapatkan laporan dari anggotanya, Ketua umum (Ketum) Ormas Jarum langsung meminta anggotanya agar segera membatu sebisa mungkin.

“Ayo kita bantu, hak seperti ini bukan kewajiban pemerintah saja, tapi kewajiban kita semua untuk membantu,” kata Ketum Ormas Jarum, H. Nunung Hidayat Gebek dihadapan anggotanya
Dalam waktu singkat ormas Jarum berhasil mengumpulkan dana dari anggota dibantu para dermawan yang cukup untuk membangun rumah layak huni bagi nenek Nurlela.
Tepatnya pada hari Minggu 20 November 2021, Ketum Ormas Jarum bersama anggota melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah nenek Nurlela.
“Terimakasih kepada pak Ilham selaku pemilik lahan yang sudah mau membantu dan yang paling penting harus ada catatan tertulis perihal kepemilikan tanah,” ujar pria yang akrab dipanggil Abah itu pada saat peletakan batu pertama.
Masih kata Abah, Ormas Jarum juga berkomitmen akan menyelesaikan pembangunan sampai bisa ditempati oleh nenek Nurlela. “Bu Nurlela tenang saja nanti kami akan selesaikan sampai beres, jangan khawatir,” pungkasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lebak dari partai Perindo, Aad Firdaus sangat bersyukur adanya Ormas Jarum yang selalu menginspirasi dirinya.
“Adanya temen-temen Ormas Jarum bisa menginspirasi untuk kembali ke tugas saya selaku anggota DPRD, adapun terkait rumah layak huni (Rutilahu) di kabupaten Lebak tahun ini berfokus ke wilayah selatan,” kata Aad
Aad merasa bersyukur adanya Ormas Jarum, karena dibawah kepemimpinan Abah, beliau bisa bekerja diluar batas kapasitas beliau. Saya aja yang punya gajih tidak sanggup seperti beliau.
“Ormas Jarum gak punya pabrik, gak punya sumber uang yang pasti tapi karena ada semangat ada giroh ada kepedulian terhadap sesama, karena kami juga sama berangkat dari orang susah modal semangat itulah yang menuakan kepada Abah,” ucap Aad. (Jat)



