METROPOST1.COM, Majalengka — Pertanian di Majalengka itu hampir rata-rata semuanya mengeluh, nah kalau berbicara tentang masalah kopi, kopi di Majalengka berada di daerah Lemahsugih dan di Borogojol. Itu banyak banget kopi dan itu harganya hampir jatuh. Dikatakan Ketua LSM Garda Bumi Fani Maria Viarawangi ketika menghadiri Acara BRIN Bhakti Inovasi, Kamis 21 Oktober 2021.
Menurut dia, harga kopi hampir jatuh, kemarin ada petani kopi yang akan menjual kopinya sekitar 20 ton pada waktu itu.
Ia mengatakan, para petani kopi meminta untuk dibeli, lumayan harganya murah sampai saya membeli di daerah Cihaur sekilo hampir 5 ribu.
“Itu saya borong, waktu itu saya borong dengan harga sekilo sekitar 70 kg, bayangin pa karena apa tidak adanya pendampingan untuk menjadi obsesor,” ucapnya.
Adanya mesin ini, saya sempat dengan kang Ridwan waktu itu untuk membawa tim tiga dari Garda Bumi langsung menuju ke Garut.
“Garut itu keren banget untuk koperasinya karena omzetnya hampir ke 10 negara untuk penjualan kopinya,” tuturnya.
Ia mengatakan ke- 10 Negara, saya terinspirasi akhirnya untuk membikin Koperasi namanya Garda Bumi Nusantara menjadi satu wadah, dari LSM Garda Bumi ke Koperasi Garda Bumi Nusantara.
Di perjalanan saya menceritakan dengan kang Ridwan, di Majalengka itu kenapa kopi harus kapal api dan kopi Gadjah.
Sedangkan dari petani-petani di Majalengka sendiri, tidak bisa mengembangkan dan akhirnya saya terinspirasi untuk membikin kopi namanya petani kopi sachet.
”itu kan harganya kan 1000 mudah-mudahan kemarin kang Yogi mengawal untuk program ini,” kata ketua LSM Garda Bumi Nusantara.
“Next nanti ke depan kita tampung kopi-kopi di kabupaten Majalengka dan ini menjadi daya tarik menjadi sesuatu hal yang sangat hebat,” ucapnya.
Dengan dimulai dari ini mungkin kopi petani ini yang sachet itu, terwujud dikawal oleh H. Nurhasan Zaidi dan dibina oleh kang yogi.
“Kita akan mulai, dimulai dari sekarang dengan beberapa alat kopi ini petani-petani di Kabupaten Majalengka akan sangat terbantu, mudah-mudahan menjadi suatu awal yang baik dan saya mewakili petani hampir sekitar 1500 petani,” jelasnya. (Ade)



