METROPOST1.COM, Cirebon — Peta konflik pasca penobatan Rahardjo Djali yang menganggap dirinya sebagai Sultan Sepuh Aloeda II Keraton Kasepuhan kian meruncing.
Siang tadi, kericuhan dari dua kelompok terjadi dalam area keraton Kasepuhan. Dimana, hal tersebut dipicu bertemunya 2 kubu. Masing – masing dari kubu Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin dan Rahardjo Djali pada saat melantik para pembantunya di ruang Jinem Pangrawit Keraton Kasepuhan.
Dalam kericuhan tersebut, dua kelompok terlibat saling serang dengan menggunakan batu.
Bahkan, Sudirman, salah satu wartawan dari media online ternama pun menjadi korban pelemparan batu salah sasaran.
“Ok ga apa-apa, aman om,” ucapnya ketika ditanya metropost1.com usai kejadian sambil sesekali meringis menahan rasa sakit lukanya di tangan sebelah kanan, Rabu (25/8/21).
Ketegangan pun mereda setelah pihak kepolisian setempat dan TNI turun mengamankan dan mensterilkan lokasi kejadian.
“Kami telah mendatangi kedua belah pihak dan situasi kini kondusif,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan yang turut didampingi Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto di Keraton Kasepuhan.
Untuk selanjutnya, kata Imron, akan menyiagakan personelnya bersama TNI di Keraton Kasepuhan untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan.
“Kami akan menegakan hukum bila mengarah ke pidana, tapi hingga saat ini belum ada laporan dari kedua belah pihak,” pungkasnya. (Cepi)




