METROPOST1.COM, Indramayu — Beberapa penggerak pecinta alam peduli abrasi, memantau perkembangan garis pantai utara Kab. Indramayu khususnya di desa Dadap Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu.

Beberapa lembaga desa serta organisasi organisasi bergabung dalam sebuah kegiatan gerakan menanam 2000 mangrove, kepedulian terhadap kondisi pantai Dadap yang semakin lama semakin mengkhawatirkan, dimana garis pantai yang semakin lama semakin habis dikarenakan Abrasi.
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka KKN UIN Sunan Kalijaga serta support dari panitia Dapala, Pemdes Dadap, KKN STKIP NU Indramayu, Racana Nyai Maryam dan Kyai Arsyad, Famdes (forum Aspirasi masyarakat Desa Sendang), Gerbang Tani Indramayu, Sewu Mangrove Kangge Dermayu, Gembira, dan Pramuka Se kec. Juntinyuat dan Karangampel juga beberapa organisasi di Kec. Juntinyuat dan Karangampel serentak melakukan penanaman 2000 mangrove sekaligus melaksanakan penyemaian 25.000 bibit Mangrove berusia 1 bulan lebih yang nantinya akan ditaman di sepanjang pantai desa Dadap.
Didi rosyidi, salah satu peserta kegiatan ketika ditemui di lokasi kegiatan mengatakan “Saya selaku anggota dari Nyekar Pustaka sangat bersama rekan rekan yang lain sangat antusias dalam kegiatan ini serta menggandeng Puspida Juntinyuat yang terdampak abrasi, kalau bukan kita siapa lagi, mari menanam seribu kebaikan buat anak cucu nanti, mari bertani lupakan mantan” papar Didi penuh ceria. (Hery)



