
METROPOSTNews.com | Lebak – Pasar Malingping merupakan salah satu pasar yang berada di kecamatan Malingping yang ramai setiap harinya. Bahkan kemacetan demi kemacetan sering terjadi diakibatkan oleh parkir liar.
Hasil penelusuran wartawan MetropostNews.com, menemukan kejanggalan terkait pengelolaan parkir yang berada di pasar Malingping. Contohnya banyak motor yang parkir di badan jalan sehingga seringkali menimbulkan kemacetan, juga tidak adanya karcis sebagai bukti legal pertanggung jawaban pengelola disaat ada musibah kehilangan, misalnya siapa yang bertanggung jawab.
Hal ini harusnya pihak pengelola ataupun Dishub Lebak punya solusi bagi para pengendara dan petugas parkir supaya jangan parkir dibadan jalan yang akhirnya bisa menimbulkan kemacetan.
Selain itu kurangnya pengawasan dari pihak yang berkepentingan juga menimbulkan parkir disini tidak jelas kemana arahnya.
“Harusnya kalo memang jelas di kelola oleh Desa atau oleh pihak manapun yang terlibat maka harus dibuatkan jalan terbaik supaya jangan parkir di badan jalan, ditambah lagi parkir di pasar Malingping tidak menggunakan karcis, harusnya pakai karcis supaya ketika ada yang kehilangan misalkan, harus ada yang bertanggung jawab, masa baju aja seragam Dishub kok karcis gak ada tapi harus bayar uang parkir”, ungkap petugas parkir yang tidak mau disebutkan namanya
“Sementara petugas parkir harus setor 30 ribu ke Bumdes perhari, untuk pengambilannya lima hari satukali. Sementara parkir yang didepan BJB dan Alfamidi harus setor sebesar 300.000 per bulannya”, tambahnya lagi.
Sementara Bu Dede selaku Ketua BUMDES Desa Malingping Selatan saat ditemui di kediamannya oleh Wartawan MetropostNews.com membenarkan, bahawa pemasukan parkir yang berada di pasar Malingping memang masuk ke BUMDES.
“Dari penghasilan tersebut kita juga harus setor ke Dishub kabupaten Lebak sebesar 2.500.000 perbulannya” ujar Dede.
Saat ditanya terkait karcis yang tidak ada, Dede membantahnya, bahwa pihak BUMDES sudah menyediakan karcis sebagai bukti legal yang sudah disepakati.
“Ada pak kita menyediakan karcis juga sebagai bukti,hanya mungkin para petugas parkir yang tidak mau memakai karcis tersebut”, ungkapnya.
Sementara petugas dilapangan, hasil penelusuran Wartawan MetropostNews.com dari Prapatan pasar sampai ke depan toko haji Kiki jagal sebanyak tujuh orang petugas parkir, ditambah parkiran depan BJB dan Alfamidi. (Hasanudin)


1 thought on “Seringkali Timbulkan Kemacetan, Begini Semerautnya Pengelolaan Parkir Pasar Malingping”