
METROPOSTNews.com | Lebak – Sekertaris daerah (Sekda) Lebak, Budi Santoso melarang aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemkab Lebak melakukan kunjungan keluar daerah saat perayaan Natal dan Tahun baru (Nataru). Kata Budi, para pegawai hendaknya tetap berada di wilayah Kabupaten Lebak, karena ada beberapa faktor yang nantinya perlu membutuhkan tenaga para pegawai.
Beberapa faktor tersebut adalah kondisi cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari kebelakang, sehingga dikhawatirkan menimbulkan bencana. Sehingga, saat itulah tenaga para pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sangat dibutuhkan guna membantu masyarakat dalam melakukan penanganan kebencanaan.
“Saya menghimbau agar aparatur sipil negara yang ada di Lebak untuk tetap tinggal diwilayahnya masing masing, tidak boleh ada yang liburan keluar kota. Lebih baik kita melakukan kewaspadaan di lingkungannya masing masing, karena akhir akhir ini cuaca ekstrim kerap terjadi, sehingga berpotensi terjadinya bencana,” kata Budi Santoso kepada wartawan, Rabu (28/12/2022).
Budi melanjutkan, Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya juga secara tersirat sudah melontarkan himbauan tersebut. Bahkan sebagai tindak lanjutnya, saat malam pergantian tahun nanti, seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Lebak akan melakukan istigosah dan shalawatan di pendopo, dengan begitu selain mendapatkan pahala, seluruh pegawai juga bersiap jika ada kejadian yang tidak diinginkan.
Langkah yang diambil Pemkab Lebak ini lanjut Budi, hendaknya diikuti oleh warga. Dengan begitu, lebih baik warga juga melakukan dzikir bersama di Mushola dan masjid yang ada lingkungannya. Jangan sampai, pergantian tahun baru dirayakan secara berlebihan, apalagi dengan membakar petasan dan kembang api.
“Kita menggelar istigosah dan shalawatan di pendopo Pemkab Lebak. Pokoknya kita menghimbau agar pegawai jangan keluar kota, kecuali untuk urusan yang penting dan sepengetahuan pimpinan,” himbau Budi.
Hal senada dikatakan Asisten daerah (Asda) ll Pemkab Lebak, Ajis Suhendi. Dikatakannya, jika seluruh pegawai akan mengikuti istigosah dan lantunan shalawat di pendopo. Untuk itu kata dia, acara pergantian tahun dapat dirasakan manfaatnya, ketimbang harus konvoi keliling kota dan menyalakan petasan atau kembang api.
“Mending diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, kita akan menggelar istigosah dan membacakan shalawat dan mengelar doa bersama untuk keselamatan seluruh warga Lebak,” kata Ajis. (Ajat)

