
METROPOST1.COM, Banyuwangi — Santri Yayasan Mukhtar Syafaat Blokagung Karangdoro Tegalsari Banyuwangi membawa nama baik yayasan pondok pesantrennya dalam Festival Hari Santri yang digelar oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kabupaten Banyuwangi dengan dukungan dari Pemkab Banyuwangi.
Tidak tanggung-tanggung, 3 piala berhasil diborong oleh santri Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat di tiga kategori yang berbeda.
Ketiga juara tersebut diraih dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) sebagai juara tiga atas nama Alfi Nur Kamila, kemudian Juara 2 lomba Hadrah putri diraih oleh Hilyatun Najah dan Tim Media menjadi juara 1 dalam lomba film pendek.
“Alhamdulillah, kami berhasil membawa 3 piala dalam festival Hari Santri Nasional yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi, dan prestasi ini bisa melecut santri-santri yang lain untuk terus berkreasi dan berkarya,” ujar Habib salah satu pengurus Yayasan Mukhtar Syafaat Blokagung usai menerima trophy yang diberikan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani usai upacara Hari Santri di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (22/10/2021).
Albany Hidayatullah, salah satu tim media dari yayasan Mukhtar Syafaat, merasa senang bisa menjadi juara lomba film pendek, dimana keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim media dalam membuat karya film pendek.
“Ya senang bisa menjadi juara, karena bisa menunjukkan ke masyarakat, bahwa santri bisa berkreasi dan bisa berkarya, semua ini tidak lepas dari ketelatenan bimbingan pengurus pondok pesantren tempat kami menimba ilmu,” ujar Albany santri Yayasan Mukhtar Syafaat asal Jember.
Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2021 ini mengatakan, bahwa Pemkab Banyuwangi berupaya untuk mendorong para santri bisa mewujudkan lima santri hebat, yakni hebat ilmu agamanya, hebat penguasaan sains dan tekhnologinya, hebat kemandirian ekonominya, hebat kasih sayangnya dalam menjaga NKRI dan hebat gotong royong dalam membangun negara dan daerah.
“Kami pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus berikhtiar untuk membantu mendorong santri untuk menjadi 5 hebat santri, jika lima hebat santri ini terwujud, maka akan semakin memperkuat peran santri dalam kehidupan bernegara, dengan hebat ilmu agamanya maka menjadi panduan bagi arah kebaikan di masyarakat,” ujar Ipuk.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para santri dan pondok pesantren se kabupaten Banyuwangi, dimana selama ini telah membantu pemerintah daerah dalam memerangi pandemi covid-19.
Santri, alumni, orang tua santri, dan jamaah merupakan komunitas besar yang turut membantu dalam menangani pandemi sekaligus memulihkan kembali pemberdayaan ekonomi. (Ags)

