
MetropostNews.com | BANDUNG — Wacana mengubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda kembali menguat.
Usulan yang diperjuangkan sejak 2013 itu kini mendapat lampu hijau dari Komisi I DPRD Jawa Barat untuk dilanjutkan ke tahapan legislasi resmi setelah dibahas dalam rapat bersama tim pengusul.
Koordinator pengusul, Ganjar Kurnia, menilai perubahan nama bukan sekadar pergantian identitas, melainkan upaya mengembalikan eksistensi dan jati diri Sunda yang dinilai telah hilang dari administrasi pemerintahan.
Menurutnya, nama Sunda memiliki nilai sejarah, budaya, hingga psikologis yang dapat memperkuat identitas masyarakat sekaligus membangkitkan semangat pembangunan.
Ganjar mengungkapkan perjuangan mengubah nama provinsi ini telah dilakukan sejak 2013.
Selama kurun waktu tersebut, berbagai kekhawatiran menjadi tantangan utama, salah satunya anggapan bahwa perubahan nama akan memicu tuntutan pemekaran wilayah.
“Ya terutama mungkin ya salah satunya perhatian juga gitu. Kan banyak yang mengatakan, ‘Wah nanti kalau Sunda jadi Provinsi Sunda, wilayah lain akan memisahkan diri’, misalnya begitu. Kalau menurut saya sih itu belakangan. Yang penting maunya aja dulu, rumuskan dulu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati mengatakan seluruh fraksi yang hadir dalam rapat menyetujui agar aspirasi tersebut dibahas lebih lanjut.
Tahap selanjutnya akan diawali dengan kajian, penyusunan naskah akademik, atau pembentukan panitia khusus sebelum diputuskan lebih lanjut.
“Entah nanti setelah ada kajian naskah akademik, atau tergantung kesepakatan rapat pimpinan apakah akan ditindaklanjuti melalui pansus usulan atau dikaji secara komisional di Komisi I, nanti kita tunggu,” pungkasnya.
(Arrie tharina)

