METROPOST1.COM, Indramayu — Diduga ketua kelompok tani barong jaya Ruyanto / kantul sekarang jadi pejabat desa sebagai jurutulis/sekdes Desa Jatibarang baru kecamatan Jatibarang kabupaten Indramayu bersama anggotanya berani dan nekat menjual 20 ekor kambing dan diduga akan menjual ternak sapi 4 ekor yang merupakan bantuan dari Partai PDI P. RAOS Padahal sapi tersebut untuk masyarakat Desa Jatibarang baru untuk pengembangbiakan.

Dari hasil investigasi media bersama LSM menelusuri ternyata menurut informasi, ke 5 ekor ternak sapi tersebut dipindah dan dipelihara oleh orang lain, besok harinya kamipun bergegas ke TKP tempat ternak sapi ke sana ternyata sapi yang ditunjuk warga katanya dipindahkan ternyata benar.
Saat media menkonfirmasi 08:30 wib (22/09/21) ke tukang ternak penitipan sapi bantuan, ia mengatakan “iya pak benar ke 5 ternak sapi ini dititipkan disini, tadinya awal pertama dibawa ke sini ada 5 ekor kurus-kurus sudah lemah tapi meninggal satu, mungkin karena kurang gizi kurang pemeliharaan jadi kering kerontang kayanya tidak kuat dan tersisa 4 ekor dan saya urus sekarang keadaan ternak sapi agak mendingan, saya cuma hanya dititipkan aja untuk digemukkan, kalau masalah dikembangbiakan ini tak mungkin karena permasalahannya sapi sudah berumur juga kurus butuh proses penggemukan dulu, tapi saya cuma dikasih pesan aja dari kelompok tani kalau sudah gemuk nanti dijual cuma itu pesannya” ucapnya.
Mantan Kuwu Jatibarang baru Iwan/kucing, saat dikonfirmasi via telpon ia menjelaskan, “ia betul di desa Jatibarang pernah ada bantuan dari partai PDI P tahun 2018 akhir tapi itu bukan dikelola Kuwu yang mengelola jurutulis/sekdes, yang dulunya ketua kelompok tani, jadi pemerintahan dulu Kuwu tidak tahu menahu hilangnya sapi dijual atau mati karena kita disini cuma tahu aja, jadi kita tidak ikut berkepentingan ngurus bantuan sapi yang sekarang sudah raib tinggal kandangnya saja, bukan bantuan sapi aja itu ada bantuan kambingnya kalau enggak salah ada 20 ekor, mangga konfirmasi langsung ke Poktan sekarang jadi sekdes” jelasnya.
Menurut pengakuan Ketua kelompok tani Barong Jaya Ruyanto/kantul, saat temui di rumahnya sore jam 19’00 wib Senin 20 /09/21 menjelaskan, “iya pak bener ke lima sapi tersebut dipindah oleh anak buah saya, ini tidak sepengatahuan saya sebagai ketua kelompok bahkan saya dikasih tahu sama saudara saya yang rumahnya dekat kandang sapi katanya sapinya dipindah jadi saya kaget, nah kalau masalah bantuan ternak kambing ya emang dijual tapi udah lama, ya harus gimana lagi kita butuh, kalau ternak sapi dipindah kalau bagi kita sih itu hal yang wajar karena kurang pengurusan jadi dipindah untuk digemukkan dan nanti dikembalikan lagi kalau menurut informasi habis digemukkan dijual itu sudah jelas bermasalah harus dipertanggung jawabkan” jelas Kantul. (MT jahol)