METROPOST1.COM, Indramayu — Beberapa bantuan bioflok yang sudah disalurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah mulai merintis. Pembudidaya sudah banyak yang memasuki masa awal pemeliharaan. Salah satunya adalah Kelompok Budidaya Ikan lele (Pokdakan) yayasan Bilba pesantren Bugis di Desa Bugis kecamatan Anjatan kabupaten Indramayu.
Dari hasil penelusuran ke empat yayasan yang mendapat bantuan dari kementrian berupa bioflok, media menemukan ada keganjilan di salah satu yayasan atau kelompok budidaya ikan (pokdakan).

Menurut Wiwi, Istri dari ketua Yayasan Asy-Syarfiyyah Muhamad, saat dimintai keterangan pada awak media menyebutkan bahwa bantuan bioflok ada yang mengutip pada yayasan sebesar Rp 30 jt, Wiwi mengakui, “iya ada yang minta tapi itu kan sudah umum kalau ada bantuan, tapi masalah yang minta uang saya tidak bisa menjelaskan” ujarnya, seraya mencurigai dirinya direkam, “mohon maaf pak kalau bapak menanyakan soal itu tanyakan juga sama yayasan lain yang dapat bantuan bioflok” ucapnya. (MT jahol)