
METROPOSTNews.com | Lebak – Gitar akustik hasil buatan Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas lll Rangkasbitung mendapatkan apresiasi dari sejumlah musisi kondang tanah air. Karena, produk buatan warga binaan tersebut dinilai mempunyai kualitas yang bagus, mirip dengan gitar akustik buatan pabrikan terkenal.
Dikatakan Kepala Lapas Kelas lll Rangkasbitung, Budi Ruswanto, Gitar Akustik buatan napi tersebut telah dimainkan oleh Musisi kondang dari grup Band terkenal, mulai dari Ariel Noah, hingga Piyu Padi. Mayoritas dari mereka memberikan penilaian yang baik, karena kualitas gitarnya setara dengan buatan pabrikan.
“Alhamdulillah banyak musisi nasional yang mengakui gitar buatan Narapidana Lapas kelas lll Rangkasbitung. Dua musisi terkenal yang sudah menjajal gitar produk kita adalah Ariel Noah dan Piyu, gitaris grup Band Padi,” kata Budi Ruswanto kepada media, Minggu (24/04/2022).
Masih kata Budi, pihaknya sangat bersyukur. Karena berbagai karya Narapidana Lapas Rangkasbitung dapat dinikmati masyarakat, hal tersebut merupakan sebuah apresiasi dan kebanggaan bagi warga binaannya. Dengan begitu kata dia, pengakuan itu juga akan menjadi pelecut semangat bagi narapidana untuk menggali potensi yang dimilikinya.
Selain itu juga, pengakuan dari masyarakat luar akan memotivasi narapidana untuk berbuat lebih baik lagi. Sehingga kelak, setelah keluar dari tahanan, mereka akan percaya diri berbaur dengan masyarakat, karena skil dan kemampuannya selama menjalani masa tahanan, bisa dijadikan modal untuk melanjutkan hidup.
“Pengakuan dari musisi tanah air ini tentunya akan meningkatkan rasa kepercayaan diri para Narapidana, mereka tentu akan mengeksplore kemampuannya lebih dalam lagi. Bahkan harapannya, setelah mereka selesai menjalankan masa tahanan, kemampuan yang mereka miliki bisa dijadikan modal untuk melanjutkan hidup ditengah tengah masyarakat,”harap Budi.
Sementara itu, Piyu Padi, dalam Podcast 100 Hours Kanwil Kemenkumham Banten, memberikan apresiasi Gitar Akustik karya Narapidana Lapas Kelas lll Rangkasbitung. Kata dia, gitar yang dibuat berkualitas baik, sehingga ia berpesan agar Narapidana terus berkarya, agar ke depan hasil kerajinan tangan itu dapat bermanfaat bagi seluruh warga binaan.
“Inilah gitar hasil warga binaan Lapas Rangkasbitung. Hasilnya sangat baik, semoga dapat bermanfaat bagi mereka,”kata Piyu sembari memainkan gitar akustik karya narapidana.
(Ajat)

