
METROPOSTNEWS.COM/LEBAK – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, sejumlah peternak kerbau di Kabupaten Lebak, Banten, mengaku kebanjiran pesanan hewan kurban. Tingginya permintaan membuat para peternak mampu meningkatkan pendapatan dan memperkuat perekonomian keluarga mereka.
Amin (60), seorang peternak kerbau asal Lebak, menyebutkan bahwa hasil penjualan empat ekor kerbau menjelang Idul Adha tahun ini menghasilkan pendapatan hingga Rp100 juta.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menjual empat ekor kerbau. Uangnya bisa dipakai untuk memperbaiki rumah dan sebagian lagi ditabung,” ujar Amin saat ditemui, Senin (26/05/2025).
Ia menambahkan, beternak kerbau kini menjadi sumber penghasilan utama keluarganya, mengingat sektor pertanian pangan di wilayah tersebut kian terbatas akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan pemukiman.
Amin yang telah beternak selama 15 tahun ini menjelaskan, permintaan kerbau menjelang Idul Adha memang selalu meningkat. Biasanya, ia dapat menjual tiga hingga empat ekor setiap tahun khusus untuk keperluan kurban.
“Biasanya konsumen sudah pesan jauh-jauh hari. Kami rawat dan gembalakan kerbau setiap hari agar sehat dan siap dijual,” katanya.
Peternak menggembalakan kerbau mereka setiap pagi hingga sore hari di lahan terbuka yang masih tersedia, agar hewan ternak mendapatkan asupan pakan hijau alami.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan peternakan kerbau lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak.
“Populasi kerbau milik masyarakat saat ini mencapai 19.500 ekor. Setiap tahun, permintaan pasar untuk kerbau kurban sekitar 1.500 ekor dan itu sebagian besar dipasok dari peternak lokal,” jelas Rahmat.
Pihaknya juga terus mengembangkan program Inseminasi Buatan (IB) guna mempercepat peningkatan populasi dan kualitas kerbau.
“Dengan pengembangan ini, kami berharap peternak bisa lebih sejahtera dan kebutuhan daging masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya. (Apuh)

