
Metropostnews.com/Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu menjawab ketidakpastian petani yang lahan pertanian nya dilahan rawan bencana banjir dan kekeringan.
Petani mengalami dua hal ketidakpastian dalam bertani yaitu panen melimpah dan gagal panen akibat hama dan cuaca ekstrem dengan keadaan seperti itu pemkab Indramayu bersama dinas ketahanan pangan dan Dinas Pertanian (DKPP) merencanakan program Asuransi Usaha Tani Padi AUTP sebagai wujud nyata dan komitmen pemerintah menuju petani sejahtera.
Untuk mengatasi dilema petani bila ada kegagalan panen.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada petani menyediakan dana Rp 460 juta untuk perluasan lahan 2.580 hektare lahan sawah dan tiap 1 hektare dibantu premi Rp 180 ribu rupiah untuk menanggulangi gagal panen, artinya petani diasuransikan bila mana gagal panen total akan dapat bantuan dari asuransi sebanyak Rp 6 juta /hektare, dana tersebut diambil dari Dana Belanja Tak Terduga ( BTT),papar Lucky hakim pada awak media saat acara jumpa petani 22/09/25 di pendopo kabupaten Indramayu.
Dengan adanya penyiapan anggaran ini agar petani bangkit lagi untuk segera bertani karena semuanya sudah terlindungi dari kegagalan panen. ( Arrie tharina)
