METROPOSTNews.com | Jeneponto – Yayasan Panrita Turatea merupakan sebuah Sanggar yang bergerak di bidang Seni dan Budaya yang berada dibawah naungan Muzakkir Mappa S.Ag.
Belum lama ini telah dilaksanakan kegiatan Sanggar Seni di GOR Tompolando Kel. Pallengu Kec. Bangkala pada tanggal 28-11-2021.

Satu-satunya sanggar seni yang rutin mengadakan pentas seni di tiap tahunnya adalah yayasan Panrita Turatea. Sering dilaksanakan di akhir tahun atau di awal tahun, seperti pentas yang baru-baru ini digelar yaitu Pentas Seni Budaya dan Pameran Ekonomi Kreatif.
Pentas Seni yang diselenggarakan Sanggar Seni Konsep ini mengundang beberapa Sanggar Seni yang ada di Jeneponto seperti Sanggar Seni Mallete Baji, Sanggar Seni Tallasak, Ardi Art, Sanggar Seni Silanu, Ipass Jeneponto, Black Mappaenteng, Khrisna Phabicara, Oase Musik Etnic dan Rumah Tari Makassar. Ada pula penampil tamu dari kota Tetangga yaitu Jalarambang Art.
Sedangkan pameran Ekonomi Kreatif ini dihadiri oleh beberapa Wedding Organizer dan MUA di Bangkala. Diantaranya, Nurhikmah Rasyid, Rara Jabe, Umry, Ardi, Sri Wedding Organizer.
Pameran tersebut berupa pameran baju pengantin tradisional sepaket dengan hair do, make up serta Atiire yang disponsori oleh Wedding Organizer yang ada di Bangkala.
Adapula pameran produk kostum daur ulang dari Sampah Plastik yang diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang bernilai. Turut hadir pula beberapa fotografer wedding yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.
Sedangkan pentas seni budayanya sendiri, Sanggar Seni Konsep menampilkan Tari Pakarena, Pembacaan Sastra, Tari Kontemporer, dan Mini Konser Musik.
Pentas Seni dan Budaya Sanggar Seni Konsep dapat dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Mulyadi Mustamu, SH., MH Kr. Tinggi, Saiful Mustamu, S.Sos Kr. Moncong selaku Pemangku Adat Bangkala, Ibu St. Halima, S.E., M.Pd selaku Korwil Dikbud Kec. Bangkala, Bapak Muzakkir, S.Ag.,Gr. selaku Ketua Yayasan Panrita Turatea, Kepala UPT SMKN 4 Jeneponto Hariyati, M.Pd.I serta Kepala Desa Bontomanai A.Rahman, S.Sos.
Ada beberapa program pelatihan yang saat ini sedang berjalan di Sanggar Seni Konsep, yakni:
– Kelas Sabtu Menari (Peserta mulai dari SD-SMA)
– Pelatihan Alat Musik Tradisional (Pelajar dan Umum)
– Pelatihan Kerajinan Tangan dari bahan sampah plastik.
Program tersebut terus berjalan hingga sekarang. Kehadiran Sanggar Seni Konsep ini merupakan salah satu harapan agar tetap terjaganya kearifan lokal di Jeneponto khususnya Bangkala dan Desa Bontomanai itu sendiri.
Diharapkan pula kehadiran Sanggar Seni Konsep ini dapat membantu pemerintah dalam program peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa Sanggar Seni Konsep membuka peluang serta ruang yang seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin belajar sehingga masyarakat mampu mengembangkan bakat dan skill masing-masing agar dapat membantu perekonomian keluarga.
“Sanggar Seni Konsep juga menyediakan Jasa seperti: Penjemputan Pengantin (Gendang, Aru, Hiburan Tari, dan Pakkiok Bunting). Jika sekiranya ada yang butuh jasa kami bisa menghubungi Pembina Sanggar Seni Konsep Sri Ulang Sari” pungkas Muzakkir. (Jingga Lestari/Tallasa)