
METROPOST1.COM, Cirebon — Sikap arogan dengan melakukan pelecehan terhadap profesi wartawan ditunjukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial ISK belakangan diketahui salah satu pejabat kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS CimanCis) saat peliputan kegiatan check point kegiatan mikro dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Jl. Siliwangi tepatnya di bundaran gedung Negara, Kota Cirebon, Jum’at (29/10/21) sore.
Kejadian bermula ketika kegiatan sedang berlangsung, salah satu pengemudi kendaraan berplat KB 1404 MV tidak terima saat petugas meminta kartu vaksin sebelum memasuki Kota Cirebon.
Dari pantauan Metropost1.com, pengemudi yang mengaku ASN tersebut memasang muka seolah merasa risih dengan pengecekan yang dilakukan KBO Lantas Polres Cirebon Kota, Iptu Joni.
Adu mulut pun tak terelakan, setelah diberi pengertian oleh pihak Kepolisian akhirnya dia pun memperlihatkan bukti vaksin dan KTP.
“Saya pegawai negeri, saya sudah divaksin,” kata pengemudi tersebut.
Tidak sampai disitu, ia pun mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas keluar dari seorang abdi negara dengan nada menyinggung profesi jurnalistik.
Untuk diketahui, saat kejadian berlangsung puluhan jurnalis sedang melaksanakan peliputan giat Satlantas Polres Cirebon Kota.
“Itu media kurang ajar itu, maksudnya apa..?,” dengan nada keras, sambil jarinya menunjuk ke arah awak media dari dalam mobil.
Mengetahui oknum ASN mengeluarkan kata-kata pelecehan terhadap profesi pewarta, salah satu jurnalis dari Metropost1.com dan sejumlah wartawan lainnya menghampiri dan menanyakan maksud dari lontaran kata-kata yang dianggap menghina tersebut.
“Maksudnya apa ini, bapak tidak terima ?,” tanya Cepi.
Mengetahui situasi memanas, KBO Lantas langsung mengarahkan pengemudi untuk segera melanjutkan perjalanan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon, Muslimin menegaskan sangat kecewa dengan sikap oknum PNS yang tidak terima saat diminta menunjukan kartu vaksin, hingga akhirnya menumpahkan kekesalannya pada awak media yang sedang bertugas melakukan peliputan.
“Tadi saya juga ada di lokasi kejadian, sedang melakukan peliputan, dan mendengar ada pengemudi yang berucap kata – kata tidak sopan, setelah awalnya diminta untuk menunjukan kartu vaksin sebelum masuk ke Kota Cirebon,” ujarnya.
Selain itu, Muslimin juga meminta pihak BBWS CimanCis, menindak tegas pegawainya yang berprilaku arogan.
“Saya selaku Pimpinan IWO Cirebon meminta pihak BBWS CimanCis menindak tegas pegawainya, dan Senin besok kita akan melakukan orasi di depan Kantor BBWS CimanCis,” jelasnya.
Ditempat terpisah, Staff Humas BBWS CimanCis, Firman akan mengkroscek kebenaran kejadian yang melecehkan profesi Jurnalis, pada Jumat siang tersebut.
“Baik nanti saya kroscek hari Senin, terima kasih infonya,” jawab Firman saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya.
Firman melanjutkan, persoalan telah disampaikan kepada Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU).
“Kami mewakili BBWS meminta maaf Mas, sementara saya sudah sampaikan ke Kabag TU terkait ini karena struktural lagi di Surabaya. Senin nanti diinfokan, terima kasih,” pungkasnya. (Cepi)

