METROPOST1.COM, Indramayu — Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVII Dim 0616/Indramayu Ny. Fanny Teguh wibowo bersama pengurus lainnya telah mengikuti Virtual melalui Zoom Meeting bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi terkait “Angklung Mendunia” di ruang data Makodim 0616/Indramayu dan dihadiri oleh ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto serta Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Senin (8/11/2021).
Kegiatan ini dilaksankan sebagai upaya untuk melestarikan Budaya Indonesia yang memiliki banyak budaya termasuk alat musik daerah salah satunya yaitu alat musik tradisional angklung dan merupakan alat musik yang populer.
Dalam kesempatan itu, ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, angklung merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh organisasi pendidikan keilmuan dan kebudayaan.

Dia memaparkan, Karya angklung warisan budaya Indonesia ini belum banyak yang menyadari kalau setiap tanggal 16 November selalu diperingati sebagai hari angklung, sehingga menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena Angklung telah menjadi salah satu identitas karya dan budaya bangsa Indonesia di mata dunia.
“Kita semua merasa bangga ketika 10 tahun yang lalu tepatnya tanggal 16 November 2010, UNESCO mengakui bahwa angklung sebagai warisan budaya, dan benda dari Indonesia ini telah menjadi sebuah catatan sejarah karena dengan adanya sebuah pengakuan internasional dari UNESCO,” Katanya.
Dia menyebut, setidaknya rakyat Indonesia merasa bangga karena tidak merasa kehilangan sebuah karya seni bangsa Indonesia.
Menurutnya Kemajuan dan perkembangan angklung tidak seimbang oleh kaum muda itu sendiri, sebab kata dia minimnya rekonsilasi seniman angklung menjadi penyebab jumlah mereka semakin sedikit dan didominasi oleh kaum tua.
“Memang diperlukan kesabaran dan ketelitian dalam melestarikan, tapi bukan berarti tataran dan ketelitian itu hanya dimiliki oleh kaum tua saja, jangan sampai dituntut oleh pihak lain hanya karena keengganan kita untuk melestarikan dan mewariskan seni budaya angklung. ini adalah tugas kita bersama untuk mewariskannya kepada generasi berikutnya atau generasi muda,” tuturnya.
Dia mengajak, agar masyarakat senantiasa terus berkarya dan menjaga pelestarian karya bangsa ini. budaya merupakan sebuah Citra dan identitas sebuah bangsa.
“Banggalah memiliki sebuah budaya yang beraneka ragam, kita canangkan kedepan, terutama mengenai pelestarian Angklung Indonesia yang semakin diminati dunia internasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Iriana Joko Widodo menuturkan, bangsa Indonesia banyak mempunyai karya berupa busana batik, tenun songket, Indonesia punya rempah makanan, selain itu juga punya tarian lagu alat musik dan berbagai kekayaan budaya lain yang dikagumi di dunia.
“Peringatan Hari angklung sedunia tahun ini kita jadikan momentum untuk membangkitkan kecintaan dan kepedulian,” ucapnya.
Dalam hal ini kata dia, kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia salah satunya adalah angklung, alat musik sederhana ini mampu menghasilkan suara indah yang disukai masyarakat Indonesia dan telah memikat hati warga dunia, pada 16 November 2010 UNESCO telah mengakui angklung Sebagai karya Agung warisan budaya dan masyarakat tidak banyak yang tahu bahwa setiap tanggal 16 November diperingati sebagai hari Angklung sedunia, hal itu sebuah apresiasi yang diberikan dunia dan menegaskan keistimewaan angklung tidak hanya karena alunan suara, tetapi karena ciri khas dan keunikan yang menjadikan sebagai identitas penting karya dan budaya Indonesia.
“Keindahan alunan suara angklung membuat Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia, semoga kebudayaan Indonesia juga semakin Lestari berkembang dan semakin maju,” tutupnya. (MT Jahol)