
MetropostNews.com/Indramayu – Keberhasilan Kabupaten Indramayu dalam penggunaan sistem pemilihan elektronik atau e-voting akan dijadikan percontohan bagi daerah lain, terutama di wilayah Jawa Barat.
Pemerintah daerah kabupaten Indramayu berkomitmen menyukseskan e-voting ini dalam Pilkades Serentak yang akan digelar akhir tahun 2025 nanti.
Persiapan pun tengah dimatangkan, baik dari sisi sarana prasarana hingga SDM yang akan jadi operator pemilihan nanti.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu, Iim Nurahim menyampaikan, ada sebanyak 139 desa di Indramayu kan akan menggelar Pilkades.
“Jadwalnya hari Rabu tanggal 10 Desember 2025,” ujar Iim Nurahim kepada awak media.
Iim tidak memungkiri e-voting ini adalah hal yang baru. Oleh karenanya, konsultasi masih terus dilakukan hingga saat ini dengan berbagai pihak.
Terlebih pelaksanaan e-voting di Indramayu akan jadi sorotan secara nasional. Pihaknya tidak ingin, ada masalah sedikit pun yang terjadi saat pelaksanaannya nanti.
Dari hasil konsultasi ini, kata Iim, banyak pihak mendukung kesuksesan Pilkades secara e-voting di Kabupaten Indramayu. Seperti Komisi 1 DPRD Indramayu hingga Bupati Indramayu Lucky Hakim juga turut mendukung penuh.
Surat Keputusan Bupati soal Pilkades e-voting pun saat ini tengah digodok. Iim berharap pada pertengahan Agustus 2025 ini surat keputusan tersebut sudah bisa diterbitkan.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim sendiri belum lama ini menerima kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Provinsi Jawa Barat.
Pertemuan itu membahas soal Pilkades e-voting. Menurut Lucky, persiapan yang harus dilakukan tidak hanya menyangkut ketersediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga peningkatan literasi masyarakat terhadap mekanisme pemilihan yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.( Arrie tharina)
