METROPOST1.COM, Banyuwangi — Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (GAPIBER) merupakan perkumpulan para pengemudi di Indonesia. Bersama- sama mendatangi kantor DPRD Banyuwangi untuk melakukan audiensi tentang Rapid Test gratis bagi driver logistik yang mau menyeberang ke pulau Bali dan Lombok.
Acara Audensi di lakukan di Gedung DPRD Banyuwangi jalan Brigjen Katamso, Tukang Kayu , pada hari Rabu (08-09-2021) sekitar pukul 10.00 wib.
Dalam acara Audensi di hadiri oleh ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyanegara.S.E, Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Dinas Perhubungan Banyuwangi, ASDP, Pelindo, Dinas Kesehatan Banyuwangi Dan Pengurus GAPIBER.
Sebelumnya telah mengirim surat permohonan audensi ke DPRD Banyuwangi yang isinya Memohon kebijakan serta prioritas untuk driver logistik yang memiliki vaksin di berikan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan tanpa melakukan Swab Antigen, Dan Swab Antigen bisa di pergunakan untuk driver logistik yang tidak memiliki sertifikat vaksin.
Dari pihak ASDP selaku operator penyeberangan kapal di pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyampaikan bahwa aturan Swab Antigen untuk penyeberangan di pelabuhan Ketapang dan Tanjung wangi bukan aturan dari ASDP melainkan aturan kebijakan dari pemerintah provinsi Bali.
Selama ini ASDP dan Pelindo telah menyumbang CSR berupa kuota gratis Swab Antigen kepada driver logistik mau nyeberang ke Bali dan Lombok serta saat ini kuota gratis Swab Antigen tinggal sisa 2847.

Pihak ASDP mengapresiasi kepada DPRD Banyuwangi yang mau mengirim surat kepada Menteri Perhubungan dan Menteri Kesehatan tentang mendapatkan pengecualian Swab Antigen kepada driver logistik yang mau menyeberang.
Karena selama ini tempat untuk Test Swab Antigen di laksanakan di Terminal Bus Kapuran Kalipuro yang jaraknya 2 km dan membuat mondar mandir sopir mau test Swab Antigen.
Selesai acara Audensi antara GAPIBER sama DPRD Banyuwangi, tim media Metropost1.com mewawancarai Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyanegara S.E, ia mengatakan, “terimakasih atas kedatangan rekan- rekan dari GAPIBER yang datang ke kantor DPRD Banyuwangi untuk menyampaikan audiensi Swab Antigen yang dihadiri ASDP, Pelindo, Polresta, Dinas Kesehatan, Tapi mereka stake holder sebagai operator pelayanan dan tidak bisa memutuskan hasilnya hari ini karena mengikuti aturan yang berlaku dari pusat.
“Kita sebagai wakil rakyat akan segera mengirimkan surat ke Instansi terkait sesuai permintaan rekan- rekan GAPIBER sesuai penemuan dan informasi dari kolega driver bahwa penyeberangan Merak – Bakahuni hanya kartu vaksin tanpa Swab Antigen, tapi kita harus cek dulu kebenaran informasi tersebut, jika memang benar kita kirim surat ke pusat untuk kesamaan tanpa Swab Antigen buat driver logistik baik di pelabuhan Merak dan Ketapang,” pungkasnya.
Di tempat yang sama Ketua GAPIBER Darmawan mengatakan, kami selalu mendukung program pemerintah tentang vaksin, tapi saat ini sangat berbenturan dengan surat edaran yang berlaku yang mana asisten driver ( Kernet.red) hanya menunjukkan kartu vaksin tanpa Swab Antigen bisa menyeberang ke Bali dan Lombok.
“Tetapi kenapa Driver harus menunjukkan Swab Antigen kan gak adil? Harapan kami semua driver yang mau menyeberang ke Bali dan Lombok cukup menunjukkan kartu vaksin seperti di pelabuhan Merak – Bakahuni,” ucapnya.
“Harapan GAPIBER semoga Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mau merespon permohonan para driver logistik untuk menyeberang tanpa Swab Antigen, jika permohonan ini tidak direspon para driver yang bergabung di GAPIBER akan melakukan aksi turun jalan dan mogok massal,” tegasnya. (Ags)