Metropostnews.com-Tangerang – Demi menyuarakan aspirasi masyarakat terhadap marak nya lalu lalang mobil truk tanah yang ugal-ugalan di jalan raya diluar jam operasional untuk melintas.
Elemen masyarakat Balaraja dari perwakilan Forum Peduli Balaraja (FPB), Paguyuban Balad Raja,KNPI Balaraja,Ormas LMP,Ormas FKPP,Ormas LMPI,dan LSM SIMBA yang tergabung dalam aksi untuk sweeping mobil dump truk tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Aksi ini di gelar di jalan raya Balaraja prapatan Adis. Jumat,(8/11/2024).

Aksi sweeping mobil dump truk tanah ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peringatan kepada sopir yang membawa truk tanah ini terkait jam operasional kendaraan yang seharusnya bisa beroperasi di jam 22:00 wib-05:00 wib,sesuai dengan aturan yang sudah di sah kan oleh Perbub nomor 12 tahun 2022.
Tujuan aksi ini di gerakan semata-mata untuk menertibkan mobil-mobil tanah yang bebas beroperasi sesuai dengan Perbup nomor 12 tahun 2022. Karena apabila tidak ada aksi sweeping ini tidak ada penertiban dan akan bebas lalu lalang di jam yang belum waktunya,selain itu sering terjadi kecelakaan yang sudah banyak menelan korban jiwa.
Erwin sebagai koordinator aksi menolak dump truk bermuatan tanah atau urugan melintas secara bebas di bukan jam operasional nya.
Dari semua elemen masyarakat yang terlibat dari balai adat Balad Raja,KNPI, LSM SIMBA,LMP, LMPI,FKPP semua OKP bersatu, pergerakan kami murni dari hati tanpa ada unsur kepentingan pribadi”Ucap Erwin.
Lanjut dia,kami menyikapi dari semua lakalantas banyak nya dari truk bermuatan tanah, kami tak peduli walaupun itu tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) Perbub nomor 12 tahun 2022 tetap harus di tegakan”pungkas nya.
Red/San