
MetropostNews.com | INDRAMAYU — PKB mulai memanaskan mesin politik lebih awal jelang Pemilu 2029. Di hadapan ratusan kader dalam Musyawarah Cabang (Muscab) di Kabupaten Indramayu, PKB menegaskan pentingnya kerja nyata di tengah masyarakat untuk merebut peta politik daerah.
Anggota Dewan Syuro DPP PKB, Dedi Wahidi, menegaskan bahwa langkah politik tidak boleh menunggu mendekati tahun pemilu. Ia meminta seluruh kader langsung bergerak sejak awal kepengurusan terbentuk.
“Dimulainya Pemilu harus sejak sekarang, sejak pengurusan terbentuk, ya sudah langsung lari, jangan nunggu waktu Pemilu,” ujar Dedi saat menghadiri Muscab PKB Indramayu, Sabtu (18/4/2026).
Dedi, yang telah duduk di DPR RI sejak 2009, membagikan pengalamannya selama empat periode di Senayan. Ia menyebut, kerja politik harus konsisten sejak tahun pertama hingga menjelang pemilu.
Ia pun meminta kehadiran nyata kader dalam membantu menyelesaikan persoalan masyarakat. Selain itu, Dedi juga menekankan pentingnya soliditas internal partai hingga ke tingkat ranting serta menghindari konflik internal.
Untuk Pemilu 2029, PKB memasang target ambisius di Indramayu, yakni meraih 15 kursi DPRD.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Jawa Barat, Acep Jamaludin, menyebut Indramayu sebagai salah satu lumbung suara penting bagi PKB di Jawa Barat.
Pada Pemilu 2024, PKB Indramayu meraih 10 kursi, berada di bawah Golkar dengan 14 kursi dan PDI P dengan 12 kursi. Namun dari sisi perolehan suara, PKB berada di posisi kedua setelah Golkar.
Acep mengakui target 15 kursi bukan hal mudah, namun optimistis bisa dicapai jika seluruh kader konsisten menjalankan politik kehadiran.
Ia juga mengingatkan kembali cita-cita para ulama saat mendirikan PKB, yakni menghadirkan perwakilan santri di jalur politik untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.
Tak hanya menargetkan kemenangan legislatif, DPW PKB Jawa Barat juga menargetkan PKB bisa merebut kursi kepala daerah di Indramayu. (Arrie tharina)
