MetropostNews, Majalengka — Aksi ribuan Buruh yang tergabung di Aliansi Buruh Majalengka ( ABM ) Gruduk Gedung Pendopo Bupati Majalengka, ribuan masa aksi start dari depan Gedung DPRD Kab. Majalengka berjalan menuju depan kantor Bupati Majalengka, Rabu ( 24 /11 / 2021 ).
Sambil membentangkan spanduk bertuliskan berbagai tuntutan, aksi ribuan buruh pun yang menjadi pusat perhatian dengan spanduk panjang tampil terdepan bertuliskan Jokowi yang mewarnai Unras di Pendopo Bupati Majalengka.

Seluruh kordinator perwakilan aksi buruh berteriak menuntut keadilan dan meminta Bupati Majalengka H. Karna Sobahi segera menandatangani rekomendasi kenaikan upah minimum kabupaten ( UMK ).
Tak luput dari teriakan aksi buruh, pembangunan Alun -Alun Majalengka jadi kritikan pedas.
Kordinator Aksi yang tergabung di Aliansi Buruh Majalengka ( ABM ) Joko Purnomo kritik pedas dalam orasi, ia menuntut segera Bupati Majalengka segera menandatangani rekomendasi kenaikan upah buruh, “takbir Allahuakbar.. !! tolong perhatikan nasib buruh di kabupaten Majalengka, segera temui kami jika tak kunjung menemui kami aksi buruh, maka kami akan terus melakukan aksi setiap tanggal 24”, tegasnya bernada lantang dalam aksi orasi di atas kendaraan yang mengusung aksi, Rabu ( 24 / 11 / 2021 ).
“Aksi ini akan terus berlangsung dan kami rela terus akan duduk di depan pendopo, duka dalam bagi seluruh buruh Kabupaten Majalengka. Pikirkan nasib buruh kami tidak butuh dengan pembangunan Alun – Alun Majalengka yang dibangun dengan nilai milyaran, ingat kami buruh menuntut keadilan, menuntut upah pekerja sebagai buruh yang layak demi masa depan generasi penerus kelak nanti” tegasnya. ( Sunarto Aryodinoto )