
MetropostNews.com | INDRAMAYU — Sulitnya mendapatkan air bersih hingga masyarakat mengeluarkan kocek yang lebih dalam akibat pasokan air bersih dari Tirta Darma Ayu semakin sulit dan berkurang.
Sudah dua hari aliran air PDAM di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu tidak mengalir.
Sejak Minggu (9/8/2026) sampai Senin (10/8/2026), warga mengaku kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Ada yang terpaksa beli air galon untuk mandi, ada juga yang harus antre karena banyak warga melakukan hal serupa.
Bahkan, seorang warga mengaku tidak mandi saat hendak berangkat kerja karena air tidak kunjung mengalir.
“Cuci muka, gosok gigi saja jadinya, airnya enggak ada,” keluh Imam, warga Margadadi.
Sementara Haris, warga Desa Tambak, mengaku terpaksa membeli air galon isi ulang.
“Ini mau sampai kapan, masa harus beli air galon terus,” ujarnya.
Warga mengaku makin kesal karena air sempat mengalir pada Minggu malam. Namun, Senin pagi aliran kembali mati.
Penjelasan PDAM Perumdam Tirta Darma Ayu menjelaskan gangguan distribusi terjadi karena penurunan ekstrem level air di intake, tempat pengambilan air baku.
Sungai Cimanuk yang menjadi sumber utama air baku mengalami penyusutan drastis hingga berada di bawah batas normal.
Kondisi tersebut berdampak pada proses pengolahan dan distribusi air kepada pelanggan.
Perumdam Tirta Darma Ayu menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan tim masih melakukan penanganan serta pemantauan di lapangan agar distribusi air bisa kembali normal.
Warga berharap air segera mengalir lagi. Sebab, air bukan kebutuhan yang bisa ditunda. (arrie tharina)

