
Metropostnews.com/Lebak – Ulama kharismatik Kabupaten Lebak KH Hasan Basri mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang dananya dialokasikan 2 persen dari target pendapatan asli daerah (PAD) 2025 sebesar Rp10 miliar.
“Kita berharap anggaran program MBG itu bisa dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran untuk siswa,” kata Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hasanah Cihelang, Rangkasbitung, Rabu (05/02/2025).
Dia setuju kebijakan pemerintah daerah setempat yang mengalokasikan dana untuk program MBG itu dari 2 persen target PAD 2025 yang sebesar Rp10 miliar dibandingkan dibiayai dari zakat.
Sebab, penggunaan dana zakat dinilai tidak tepat, karena dikhususkan untuk siswa dari keluarga miskin.
Sedangkan, pengalokasian dana dari PAD tersebut bisa bagi semua untuk program MBG.
“Kami sangat mendukung program MBG karena makanan yang halal dan toyiban dan dipastikan berdampak positif terhadap peningkatan kesehatan dan kecerdasan siswa juga pertumbuhan,” ucapnya.
Penjabat Bupati Lebak Gunawan Rusminto mengatakan, pihaknya mengalokasikan anggaran program MBG sebesar 2 persen dari target PAD 2025 yang sebesar Rp10 miliar sesuai arahan Pemerintah Provinsi Banten.
Program MBG yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto dapat mempersiapkan generasi Emas 2045 juga dapat meminimalisasi angka malnutrisi, mengurangi prevalensi stunting dan gizi buruk.
Pemerintah daerah mempercepat program MBG untuk pencapaian target pembangunan manusia yang berdaya saing dan menciptakan generasi unggul di masa depan.
Generasi unggul dan berkualitas tentunya para pelajar wajib mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berprotein.
“Kita optimis program MBG berjalan lancar karena sudah dilakukan pengkajian yang lebih matang,” katanya. (Apuh)
