
Metropostnews.com | Tangerang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang berupaya menekan angka pengangguran dengan membekali calon pekerja migran ke Jepang melalui Sosialisasi Peluang Kerja dan Persiapan Bahasa Jepang di Aula Disnaker, Selasa (3/2) lalu.
Acara dibuka oleh Pengantar Kerja Ahli Muda, H. Akhmad Gaos, mewakili Kepala Disnaker, yang menekankan pentingnya kesiapan mental serta keterampilan bagi peserta yang ingin merambah pasar kerja di Negeri Sakura.
“Ini langkah awal untuk memastikan calon pekerja tidak hanya terampil, tetapi juga aman secara prosedur” ujar Gaos, Senin (2/3/2026).
Acara tersebut fokus pada perlindungan hukum dan kompetensi bahasa, kegiatan ini bertujuan mencetak pekerja yang tangguh dan legal di kancah internasional.
Narasumber yang hadir meliputi Asep Hidayat Hermana dan Aryanda Saputra (Supervisor Iso Jepang), yang memaparkan budaya kerja dan teknis industri.
Selain itu, Berliandy Haryono dari BP3MI Banten memberikan pengarahan mendalam terkait peraturan perlindungan pekerja migran, merujuk pada regulasi BP2MI No. 6/2022.
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta ini memberikan pemahaman mendalam bahwa penguasaan bahasa Jepang adalah syarat mutlak untuk bekerja profesional di sana.
Melalui inisiatif ini, Disnaker Kabupaten Tangerang berharap dapat menciptakan tenaga kerja migran yang berkualitas, terlindungi secara legalitas, dan berdaya saing global. (ADV)
