
METROPOSTNews.com | Cirebon – Dalam rangka peringatan Hari menanam pohon November dan bulan menanam pohon nasional Desember, sedikitnya 50 pohon ditanam di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Rabu (29/12/21).
“50 pohon ini merupakan bagian dari 5000 pohon yang ditanam di sejumlah titik dalam rangka peringatan hari menanam pohon November dan bulan menanam pohon nasional Desember 2021,” kata H Agus Mulyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon saat melakukan penanaman pohon.
Selain itu, lanjutnya, ribuan pohon lainnya akan disebar untuk di tanam di RW, sekolah, TPA Kopiluhur, Taman Air Goa Sunyaragi dan Stadion Bima.
“Kegiatan ini merupakan program strategis Dinas Lingkungan Hidup, terutama untuk mewujudkan Cirebon hijau,” tutur Agus.
Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, lanjut Agus akan terus menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menciptakan Cirebon Hijau.
“Dari kewajiban 20 persen RTH, Kota Cirebon baru memiliki 9,44 persen atau masih kurang 10,5 persen,” sebutnya.
Agus menambahkan, dengan penanaman pohon yang terus digalakkan, saat ini Kota Cirebon sudah mampu meningkatkan indeks kualitas udara (IKU).
“Dari sebelumnya 68,58 pada 2019 menjadi 73,13 pada 2020,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Kadini, S.Sos., menjelaskan pohon yang ditanam diantaranya pohon jamblang dan gayem.
“Pohon jamblang termasuk pohon yang saat ini susah ditemui dan merupakan pohon Cirebon asli,” kata Kadini.
Penanaman pohon jamblang merupakan bagian untuk melestarikan pohon jenis tersebut di Cirebon.
Dijelaskannya, ke depan Taman Kehati tidak saja berfungsi sebagai sarana pendidikan. Akan terapi, berfungsi juga sebagai sektor perekonomian.
Di antaranya dilakukan dengan membangun jogging track dan warga dapat berjualan seperti halnya di kawasan Bima.
“Namun tetap ditata sehingga kebersihannya tetap terjaga,” tutur Kadini.
Untuk diketahui, Taman ini memiliki luas 4,7 hektar dilengkapi dengan 1.900 jenis tanaman. (Cepi)

