
Metropostnews.com/Cirebon – Menjelang bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, Keraton Kasepuhan Cirebon menggelar tradisi Dlug dag di Langgar Agung, Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Sabtu (2/4/22).
“Tradisi ini sudah dilaksanakan secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu sejak jaman Wali Sanga,” kata Patih Sepuh PR Goemilar Soeriadiningrat usai memimpin acara Dlug dag didampingi sesepuh Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kasepuhan, KH Zumhur dan para abdi dalem.
Dikatakan lebih lanjut, tradisi Dlug dag atau menabuh bedug berusia 600 tahun tersebut sebagai pertanda masuk bulan suci Ramadhan.
“Ini merupakan pertanda kepada masyarakat Kota Cirebon bahwa besok memasuki bulan suci Ramadhan dimana bulan penuh berkah dan penuh ampunan,” jelasnya.
Ditambahkannya, dalam prosesi penabuhan bedug tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Melainkan ada tata caranya.
“Diawali dengan mengucap Bismillah kemudian Lailahaillallah Muhammadarrasulullah sebanyak dua kali. Lalu, pada penabuhan kedua membaca Allah sebanyak tujuh kali serta ketiga membaca La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyil Adzim,” pungkasnya. (Cepy)

