
Metropostnews.com | Takengon – Sempat berjibaku seorang warga Kecamatan Celala, desa berawang gading Kabupaten Aceh Tengah, yang bernama Zaki melakukan aksi heroik dengan bergulat melawan babi hutan yang akan menyerang seorang ibu rumah tangga (IRT) di pematang sawah warga.
Mendengar ada suara triakan sontak Saat itu juga Zaki yang akan melihat ternak kerbau miliknya di persawahan langsung menuju asal suara terikan dan melihat seekor babi hutan yang berada di dekat pemarang sawah warga celala.
Atas kejadiaan tersebut metropostnews.com lalu melakukan telewicara via phoncel kepada Reje (kepala desa.red) Berawang Gading Kecamatan Celala, Sarmidi bersama Zaki yang saat itu berada di rumah kepala desa dengan tangan diperban akibat luka pasca berhibaku dengan babi hutan tersenut, Minggu (29/12023) pukul. 21.00,
Sarmidi menjelaskan kejadian itu dilakukan seorangdiri oleh Zaki ketika akan menggiring kerbau miliknya yang ada di pematang sawah.
“Saat itu, di pematang sawah hanya saya sendiri laki-laki sedangkan perempuan ada dua orang pada saat kejadian dan saya sepontan bergulat dengan hewan liar tersebut dan dengan sekuat kemampuan akhirnya babi tersebut dapat saya taklukkan”terangnya.
“Jadi kalau bukan saya yang bantu siapa lagi, kebetulan saya ada di sana saat itu,” tandasnya.
Melihat babi hutan berlari dari gerombolan kerbau tersebut, Zaki sempat menebas babi tersebut menggunakan parang.
“Melihat babi berlari menyerang wanita tua itu, ia pun berteriak minta tolong,” kata Zaki. Sabtu (28/1/2023).
Setelah melewsti perrarungan sengit itu akhirnya bsrulah datang dua warga lainnya yang membantu Zaki yang sudah dalam keadaan lemas.
“Saya akhirnya dibawa ke Puskesmas Celala, karena lemas dan ada jahitan di bagian tangan kanan karena gigitan babi hutan,” terangnya.
Saat ini, Zaki sudah kembali ke rumah dan masih terbaring lemas karena kehabisan tenaga usai bertarung melawan babi hutan tersebut.
Ataskejadian tersebut tidak ada korban jiwa atas tragedi itu dan hewan babi yang sudah berhasil dimusnakan tersebut menhadi sanrapan anjing kampung. (*)

