METROPOSTNews.com | Kabupaten Tangerang – Menyusul penutupan 12 Outlet Hollywings di DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengambil sikap menyegel dan mencabut ijin 3 Outlet Hollywings.
Pencabutan ijin ini, dinilai harus dilakukan karena kegaduhan yang disebabkan Tempat Hiburan Malam (THM) tersebut, setelah viralnya unggahan promosi mereka.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan, kegaduhan yang disebabkan Hollywings melanggar Perda no 20 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.
Dimana seperti diketahui Hollywings menjadi polemik, setelah adanya promosi minuman beralkohol dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria, yang berujung pada kecaman dari masyarakat.
“Itu jelas di pasal 2 ayat 1, dilarang membuat keributan keonaran sekitar tempat tinggal, tempat usaha dan tempat umum lainnya. Ini kami melihatnya sudah menjadi kegaduhan,” tutur Moch Maesyal dalam konferensi pers di Puspemkab Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/6/22).
Sekda Kabupaten Tangerang yang akrab disapa Rudi Maesyal ini mengakui, banyak aduan dari berbagai kalangan masyarakat kepada dirinya.
Dimana mereka mendesak sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, terkait kegaduhan yang ditimbulkan Hollywings.
“Ada beberapa orang yang wa kepada saya, bagaimana itu tindakan Pemerintah Daerah, bagaimana itu upaya Pemerintah Daerah terhadap Hollywings yang ada di kabupaten Tangerang, masyarakat” ungkap Rudi Maesyal.
Rudi Maesyal pun menyebutkan, Satpol PP Kabupaten Tangerang telah bergerak untuk melakukan penyegelan 3 Outlet Hollywings di Kabupaten Tangerang, tepatnya di Gading, BSD dan Lippo Karawaci.
Sementara terkait para pekerja Hollywings yang terdampak oleh penutupan, Sekda Kabupaten Tangerang ini menjelaskan akan adanya pembicaraan dengan pihak pengembang.
“Tadi sudah dibahas bersama tim ya, kita akan bicarakan dengan pihak pengembangnya kemungkinan-kemungkinan solusi seperti apa ya. Bukan hanya Pemda aja yang bertanggung jawab, mereka juga kan harus bertanggung jawab dengan kejadian seperti ini kan. Kita sama-sama bicarakan dengan mereka,” tegasnya. (Aditya)
