MetropostNews.com, Majalengka — Sedekah Bumi ( Guar Bumi ) merupakan bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunia-Nya yang diberikan kepada warga. Guar Bumi merupakan adat budaya bangsa yang perlu dilestarikan keberadaanya.
Seperti di Desa Panjalin Lor Kec. Sumberjaya Kab. Majalengka, Kamis ( 18/11/2021). Sedekah Bumi ( Guar Bumi ) diperingati dengan menampilkan seniman budaya Wayang Kulit LANGGENG PENGGALIH dengan Ki Dalang Anung Akirana dari Desa Kalianyar Kec. Panguragan Kab. Cirebon.
Pagelaran Wayang Kulit dalam menyambut Guar Bumi yang sudah tradisi masyarakat turun temurun sejak jaman nenek moyang, kegiatan di tengah pandemi covid-19 tetap dalam aturan protokol kesehatan.

Di tempat kegiatan penyelenggara Sedekah Bumi ( Guar Bumi ), Lisdiawati yang merupakan istri Kepala Desa Panjalin Lor menyampaikan, “Guar Bumi atau Sedekah Bumi di Desa Panjalin Lor ini sudah turun temurun dilaksanakan, kegiatan ini sebagai rasa bersyukur terhadap Tuhan yang Maha Esa dan kegiatan ini tetap kita mengikuti aturan protokol kesehatan, pengawasan pemakaian masker, jaga jarak dan cuci tangan yang selalu kami tekankan kepada masyarakat” ucapnya saat dimintai keterangan, Kamis ( 18/11/2021 ). ( Sunarto Aryodinoto )