
Metropostnews.com /Indramayu – Sedikit demi sedikit alasan artis Lucky Hakim sekaligus Wakil Bupati Indramayu mundur dari jabatan tersebut terkuak. Lucky merasa tak punya wewenang apa-apa jika dilaporkan oleh warganya.
Dilansir dari KompasTV, Lucky berkisah saat kampanye ia dan pasangan Nina Agustina sebagai Bupati dan Wakil Bupati menjanjikan progam 99 Nina-Lucky.
Namun jika ia turun ke lapangan untuk memantau progres program tersebut, ia sering ditagih oleh warga dan sejauh ini ia hanya bisa melaporkan keluhan masyarakat ke Bupati Indramayu Nina Agustina.
“Karena kan saya nggak bisa memanggil kepalanya, langsung beresin, tanda tangan. Itu tidak bisa, secara aturan tidak begitu, harus bupatinya,” ujar Lucky Hakim, Rabu (15/2), sebagaimana dikutip dari Kompas.com Live.
Lucky juga merasa tidak memiliki fasilitas ajudan atau asisten pribadi. Lucky merasa kewalahan dalam mencatat keluhan dari masyarakat. Pasalnya, ajudan, asisten pribadi, dan protokoler merupakan salah satu alat yang membantunya bekerja.
“Lalu ketika saya masuk kantor, kantornya nggak ada orang, saya masuk ke dalam, di luar banyak tamu, lah saya kan nggak tahu kalau di luar ada tamu atau nggak. Saya duduk di dalam ruangan, saya nggak mungkin jaga pintu depan,” cerita Lucky.
“Saya disumpah pakai Al-Quran bahwa akan melaksanakan jabatan sebaik-baiknya. Jabatan saya adalah sebagai Wakil Bupati, bukan tukang tunggu pintu, bukan tukang catat,” sambungnya.
Pria 43 tahun itu menjelaskan bahwa masalah ini sudah disampaikan saat rapat dengan DPRD Indramayu, tetapi hasilnya nihil.
Pada akhirnya, Lucky Hakim merasa tak dapat mengemban amanah dari masyarakat. Dia juga menyinggung 99 Program Nina-Lucky yang dijadikan janji saat kampanye tak ada yang terealisasi.
Atas hal itu, dia pun merasa makan gaji buta. Ini adalah salah satu alasan Lucky Hakim memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu, setelah menjabat selama 2 tahun.
Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani tanggal 8 Februari 2023.**

