
Metropostnews.com-Cirebon – Pj Wali Kota Cirebon H Agus Mulyadi meninjau lokasi longsor di Sungai Bantar Benda, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti.
Longsor tersebut diduga karena intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit air naik dan tanah pada pinggiran sungai terkikis. Akibatnya, salah satu rumah warga, yakni Ibu Umi Kulsum di RT 01 RW 11 Benda Kerep yang berada di sekitar sungai, ambruk.
Selain melakukan peninjauan, pada kesempatan ini disampaikan bantuan kepada warga setempat serta material untuk memperbaiki sandaran sungai.
“Setelah mendengar laporan dari BPBD, saya meninjau langsung, melihat, mendengar aspirasi dari warga, apa saja yang dibutuhkan dan segera dilakukan. Baik untuk jangka pendek, maupun jangka panjang serta mitigasi kedepan,” kata Agus, Sabtu (3/1/24).
Pemda Kota Cirebon secara teknis bekerjasama dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung serta instansi terkait untuk melakukan beberapa rencana dan mitigasi.
“Terimakasih atas kerjasama, koordinasi dan dukungan dari BBWS Cimanuk Cisanggarung dan stakeholder lainnya dalam menangani hal ini, kita bersama antisipasi kemungkinan puncak musim penghujan, agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dwi Agus Kuncoro mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan alat berat ke lokasi tersebut.
Selain itu, dalam upaya pencegahan banjir, BBWS akan berkolaborasi dengan warga memasang bronjong yang diisi oleh batu-batuan dan dipasang di tepian-tepian sungai.
“Tujuannya untuk mencegah terjadinya erosi di tepian sungai dan mengurangi gerusan air pada dinding tanggul sungai. Bronjong berfungsi sebagai struktur penahan tanah untuk menahan pergeseran tanah yang akan mengakibatkan longsor,” jelasnya.
(Cepi)
