Metropostnews.com/Lebak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak hingga kini belum menerima pasien calon legislatif (caleg) yang mengalami depresi akibat kalah pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Menurut Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo, dr Jauhari Assukri, sampai hari ketiga setelah Pemilu, pihaknya belum menerima laporan tentang adanya caleg yang mendatangi RSUD.
“Kita sampai hari ketiga usai pemilu belum menerima pasien caleg pada ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) yang mengalami depresi,” kata Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, dr Jauhari Assukri di pendopo Pemkab Lebak, Sabtu (17/02/2024).
Masih kata dr Jauhari, RSUD Adjidarmo Rangkasbitung tetap menyiapkan ruangan perawatan khusus untuk mengantisipasi kasus gangguan kejiwaan atau depresi yang dialami caleg. Ruangan perawatan khusus untuk caleg itu sudah disiapkan pada Ruangan Anyelir dan ditangani oleh dokter spesialis jiwa juga perawat.
Mereka dokter dan perawat itu siaga untuk memberikan perawatan medis bagi caleg yang mengalami depresi. “Kami bekerja keras untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk caleg yang mengalami depresi akibat kalah pemilu itu,” ucapnya.
Menurut dia, berdasarkan data anggota caleg Pemilu 2024 untuk legislatif kabupaten tercatat sebanyak 560 orang dari 18 partai politik. Perawatan khusus di Ruangan Anyelir itu sudah disiapkan untuk menampung pasien depresi berat dari kalangan caleg yang gagal melenggang ke kursi legislatif.
Selain itu juga pihaknya menyiapkan layanan konsultasi masalah psikologis bagi para caleg yang gagal terpilih menjadi anggota dewan. Guna memberikan pelayanan kepada Caleg, RSUD Adjidarmo Rangkasbitung memiliki dokter spesialis jiwa yang siap memberikan layanan konsultasi bagi caleg gagal.
Dokter spesialis jiwa itu akan memeriksa dan mendiagnosa tingkat masalah kejiwaan pasien juga pemberian obat-obatan psikofarmaka untuk memperbaiki kondisi mentalnya, agar mereka kembali seperti sediakala.
“Kami berharap tidak ada caleg yang mengalami depresi dan mereka tetap tabah,” tuturnya.
Sementara itu, Dikdik Kusnaedi, pengamat sosial asal Lebak, mengaku bersyukur jika sampai saat ini belum ada kabar jika caleg di Lebak mengalami depresi dan dirawat di RSUD Adjidarmo. Hal itu menandakan jika para caleg tersebut sudah bersifat legowo dan siap menerima kemenangan dan kekalahan.
(Ajat)
