
Metropostnews.com | Bener Meriah – Pantauan wartawan metropostnew.com Senin 13/2/2023
banyaknya berkumpul para Reje Kampung ( Kepala Desa_red ) di Kantor Camat Pintu Rime Gayo,saat di mintai kompirmasi salah satu Reje Kampung melalu telfon, Jumat 17/2/2023,menjelaskan ke media ini,salah satu bermusyawarah akan adanya Bimbingan Teknis( BIMTEK)ke luar daerah,yaitu ke Kabupaten Bandung Jawa Barat.
“Adapun dari Desa yang ada di Pintu Rime Gayo
keberangkatannya berkemugkinan tanggal 21 atau tanggal 22 Februari ini ,setelah pulangnya para Reje Kampung dari Kecamatan Gajah putih yang telah berangkat,Kamis 16/2/2023 kemarin.Ujarnya”.
Adapun ke berangakatannya Bimtek para Reje Kampung kali ini yang di laksanakan seluruh Reje Kampung yang ada di Kabupaten Bener Meriah ini dengan cara keberangkatan bergelombang.
Dengan tujuan Kabupaten Bandung,Bimtek kali ini,seusainya Bimtek di salah satu aula di Bandung, akan turun langsung ke Desa Desa yang telah maju,di Kabupaten Bandung itu,yang akan memakan waktu kurang lebih 5 ( lima ) hari,yang akan berkemungkinan bisa menjadi contoh atau menjadi inspirasi sepulang dari Bimtek tersebut,bisa di terapkan di desa desa yang ada dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah ini.serta keberangkatannya tidak sekaligus,dalam hal ini bergantian dengan para Reje Kampung dari Kecamatan yang lain.
Adapun yang akan mengikuti Bimtek ini anggaran perjalananya menggunakan Anggaran desa,yang akan berangkat berjumlah 2 (Dua) orang dari setiap desanya.
Salah satu warga di mintai tanggapannya mengenai ini,mengatakan,”apakah hal ini penting,wajibkah harus di laksanakan,sementara banyak program prioritas pememrintah,yaitu mengenai kemiskinan, belum pulihnya ekonomi masyarakat setelah di terpa virus corona yang lalu,dan sepengetahuannya dalam Musyawarah Desa ( MUSDES)yang lalu baik secara perintah Mentri maupun Peraturan Bupati ( PERBUP) dalam Anggaran Dana Desa tahun 2023 tidak ada pos maupun tertera untuk anggarannya untuk BIMTEK ke luar Kota.ini jelas melanggar,di samping itu harapannya jika memang perintah dari Kabupaten untuk melaksanakan Bimtek,harapannya
Berguna bagi desa,membawa hasil dari Bimtek tersebut,bukan hanya menghambur hamburkan Anggaran saja.
Yang mana saat ini permasalahan khususnya di Pintu Rime Gayo ini,yang adapun belum ada titik terangnya tidak adanya keterbukaan maupun transparan terhadap masyarakat mengenai pembanggunan SPBU yang kini belum adanya kemajuan dalam pembangunanya,yang mana juga menggunakan Anggaran Dana Desa cukup besar.Imbuhnya”.
“apakah nanti terlaksana,bisakah di terapkan hasil Bimtek ini sementara sebagian Reje Kampung masa jabatannyapun tidak lama lagi,jangankan setahun lagi,yang sudah berapa tahun berjalanpun masa jabatannya,tidak ada membawa perubahan didesa dengan Anggaran APBN begitu besar pertahunnya. Paparnya”.(*)

