
Metropostnews.com | Redelong – Penjabat Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga,M.Si diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Armansyah, SE.,M.Si buka acara Inklusi Keuangan dalam rangka Percepatan Akses Keuangan Daerah bertempat di Aula Setdakab. Jumat (04-11-2022)
Edukasi dan Inklusi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Aceh yang berlangsung pagi itu diketahui memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tujuannya juga untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Pada implementasinya terdapat 2 strategi yaitu mempercepat penyaluran kredit, baik bagi usaha mikro maupun usaha besar, dan meningkatkan layanan keuangan berbasis digital seperti Mobile Banking dan QRIS.
Plt. Sekretaris Daerah Armansyah, SE.,M.Si sampaikan beberapa persoalan yang ada dilapangan, “Menurut analisa kami, terdapat permasalahan pokok dibidang pertanian adalah terkait produk kopi, yakni produktivitas kopi yang menunjukkan belum stabil, permasalahan lain adalah kemampuan petani untuk menata dan mengelola sumber daya keuangan rumah tangganya” ujar Armansyah.
” Kami ucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Aceh yang sudah berupaya dan mencari solusi terbaik dalam pengembangan UMKM. Semoga kedepan OJK Provinsi Aceh juga akan tetap memberi perhatian dan dukungannya dalam melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bener Meriah ini”, kata Armansyah.
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memberikan kontribusi yang cukup besar, cukup signifikan terhadap perekonomian di seluruh daerah, bahkan di seluruh Negara. Tentu dalam hal ini, para pelaku Tani dan UMKM juga menjadi salah satu sektor yang sangat perlu untuk diperhatikan. Mengingat akses keuangan saat ini, menjadi syarat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
” Kami berharap, dengan adanya keterlibatan OJK sebagai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di wilayah Provinsi Aceh ini, bisa memberikan kontribusi pada pertumbuhan perekonomian, serta bisa menciptakan kondisi sosial dan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat, yang dalam kegiatan ini sasarannya adalah para Petani dan Pelaku UMKM di Bener Meriah (Hmd)

