
MetropostNews.com | INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan kembali menegaskan komitmennya terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui penyelenggaraan Monthly Grand Safety Talk (Mogas) di area Workshop Kilang, Rabu (24/6/2026).
Agenda rutin bulanan ini menjadi wadah krusial bagi jajaran manajemen dan seluruh pekerja untuk melakukan penyegaran regulasi operasional serta memperkokoh budaya keselamatan kerja demi mencapai target Zero Accident di lingkungan kilang.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen menekankan pentingnya standarisasi Alat Pelindung Diri (APD) melalui sistem kode warna pada pakaian kerja (coverall) sebagai instrumen visual mitigasi risiko.
Selain itu, dipaparkan pula filosofi budaya 3P, yakni Paham Pekerjaan, Paham Risiko, dan Paham Mitigasi, serta penguatan Corporate Golden Rules yang mengedepankan prinsip Patuh, Peduli, dan Intervensi terhadap kondisi atau tindakan yang tidak aman di lapangan.
Sisi humanis dalam operasional kilang turut diangkat dengan menghadirkan perwakilan keluarga pekerja untuk memberikan pesan emosional mengenai pentingnya keselamatan kerja. Pesan tersebut menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar keselamatan bukan sekadar pemenuhan regulasi perusahaan, melainkan kebutuhan dasar agar setiap pekerja dapat kembali pulang ke rumah dalam keadaan utuh dan selamat setelah menyelesaikan tugasnya.
Head of Operation and Manufacturing Kilang Balongan, Eko Nurcahyono, memberikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Mogas sebagai fondasi keberlangsungan operasional kilang yang andal dan efisien.
Melalui integrasi pengawasan teknis yang ketat dan pendekatan humanis yang dilakukan secara rutin, Pertamina berkomitmen memastikan seluruh elemen, baik pekerja organik maupun mitra kerja, tetap memprioritaskan keselamatan tanpa kompromi.
(Tuti Ragil)

