MetropostNews, Lebak — Warga Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yayasan Miftahul Ikhsan (Yasmi) dan masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten digegerkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di ruang kelas belajar (RKB) Vlll C yang dibungkus kain dan sudah dikerubuti semut, Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, penemuan mayat bayi perempuan tersebut berawal saat sejumlah siswa sedang membersihkan kelas, kemudian melihat bungkusan di teras sekolah Kelas VIII C lalu kemudian dua orang siswi Deviana dan Diah melihat bungkusan yang ternyata bayi yang terbungkus kain warna putih dan diselimuti kerudung warna hitam di kerudung tersebut bertuliskan “An” dengan keadaan bayi sudah dipenuhi semut.
“Melihat ada bayi, saya dan teman-teman memberitahu guru, kemudian lapor ke Puskesmas dan dibawa petugas ke Puskesmas dan petugas Puskesmas melapor ke Polisi,” kata Deviana, kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cilograng, Bripka Siswanto membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Puskesmas terkait penemuan seorang mayat bayi di ruang kelas MTs Yasmi dalam kondisi meninggal. Selanjutnya, dia bersama anggota mengecek TKP dan melhat kondisi bayi di Puskesmas kemudian berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polres Lebak dan akhirnya bayi tersebut di bawa ke Rumah Sakit (RS) Drajat Prawira Negara Serang untuk dilakukan Autopsi.

“Mayat bayi sudah dilakukan autopsi di RSUD Drajat Prawiranegara Serang tinggal menunggu hasil autopsinya. Kasusnya saat ini ditangani unit Reskrim Polres Lebak dan Polsek Cilograng,” kata Bripka Siswanto, kepada wartawan.
Menurutnya, bayi tersebut di duga sengaja dibuang oleh orang tuanya untuk menutupi aib hasil hubungan gelap (terlarang). Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi kepada polisi apabila ada informasi yang berkaitan dengan bayi yang dibuang tersebut.
“Petugas terus mengumpulkan keterangan dari beberapa masyarakat, mudah-mudahan kita bisa cepat mengungkap orang tua atau pelaku yang membuang bayi tersebut,” ujarnya. (Jat)