METROPOSTNews.com | Indramayu – Deklarasi Damai geng Motor antara Monreker dan Xtacy dimotori oleh pemerintah Desa Karanggetas kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, hal ini mengingat warganya ada yang masuk dalam komunitas geng-geng motor tersebut yang selama ini mengganggu dan meresahkan masyarakat bahkan tindakan-tindakannya sangat tidak bisa ditolerir bahkan melakukan tindakan-tindakan kriminal yang sangat merugikan masyarakat dan meresahkan.
Seperti yang dikatakan Kuwu desa Karanggetas H Nurwedi Amk, beliau menginginkan agar tidak terjadi tindakan-tindakan kriminal atau kegiatan gengster, “disamping merusak dirinya sendiri tapi juga merugikan orang lain”, papar H Nurwedi.

Hal seperti itu juga dikatakan Camat Bangodua RM.Wahyu Adhiwijaya S.Stp Msi.
Camat menegaskan agar tidak terjadi lagi tindakan kriminal yang dilakukan oleh kelompok geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat agar dilakukan pembinaan terhadap anak-anak geng motor tersebut juga pengawasan orang tua, “apalagi anak-anak ini masih banyak yang masih sekolah dan usia dini” ujarnya.
Hal ini juga di tegaskan oleh pihak kepolisian Polsek Tukdana, dalam kesempatan itu Kapolsek AKP Iwa Mashadi SH.MH menegaskan bahwa kepolisian Republik Indonesia tidak akan memberikan ruang kepada pelaku-pelaku geng motor yang notabene meresahkan masyarakat bahkan melakukan tindakan-tindakan kriminal, “akan melakukan pembinaan dan menindak secara tegas sesuai aturan hukum yang berlaku bila tidak bisa dibina” papar AKP Iwa Mashadi saat acara deklarasi damai tersebut.
Acara ini dilaksanakan di kantor desa Karanggetas Kecamatan Bangodua kabupaten Indramayu yang dimulai dari jam 09.00 wib hingga selesai.
Acara ini juga disamping mengundang anak- anak gengster juga turut mengundang orang tua mereka agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak ikut dalam komunitas geng-geng motor. ( Arrie.t )