
MetropostNews.com | LEBAK – Pemerintah Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, memperoleh Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Kepala Desa Muaradua, Jumhadi, mengatakan program tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni areal persawahan Cikalung dan Gagambiran. Pembangunan saluran irigasi dikerjakan oleh masing-masing kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dengan nilai anggaran sebesar Rp195 juta per lokasi.
Menurutnya, keberadaan saluran irigasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengairan sekitar 150 hektare lahan persawahan sehingga membantu meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Program P3-TGAI merupakan salah satu sarana penunjang ketahanan pangan melalui penyediaan fasilitas irigasi bagi petani agar pengelolaan lahan pertanian menjadi lebih optimal,” ujar Jumhadi saat ditemui di lokasi pembangunan irigasi Kelompok P3A Cikal Bakal Dua, Blok Cisonter, Gagambiran, Minggu (28/6/2026).
Ia menambahkan, pemerintah desa turut mengawal pelaksanaan pembangunan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Saya turun langsung mengawasi pelaksanaan kegiatan, mulai dari penggunaan material seperti batu dan pasir yang harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis,” katanya.
Ketua Kelompok P3A Cikal Bakal Dua, H. Saepi, menyatakan pihaknya berkomitmen melaksanakan pembangunan secara bertanggung jawab karena irigasi merupakan kebutuhan penting bagi para petani.
“Kami sebagai pelaksana memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan bangunan irigasi yang berkualitas. Fasilitas ini akan digunakan oleh para petani sehingga proses pengerjaannya tidak boleh asal selesai,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok P3A Cikal Bakal Satu, Ustad Adang Al Fatonah. Ia memastikan pekerjaan dilakukan dengan mengacu pada spesifikasi teknis dan penggunaan material sesuai RAB.
Sementara itu, Tim Pendamping Masyarakat (TPM) Program P3-TGAI, Dede Kodir, S.Pd., mengatakan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada kelompok pelaksana, baik dari sisi teknis maupun administrasi, agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
“TPM ditugaskan oleh BBWS Cidanau Ciujung Cidurian untuk mendampingi kelompok pelaksana agar kegiatan berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas,” kata Dede. (Ajat)

