
METROPOSTNews.com | Banjar – R ditangkap di area pesawahan, lebih tepatnya di belakang gedung KPRI bukti Banjarsari kabupaten Ciamis Jawa barat siang tadi, Senin (7/2/2022).
Pada saat itu Uju Suparman, seorang petugas DAMKAR WMK Banjarsari yang mendatangi TKP dan langsung melakukan pengejaran bersama warga setempat, pada saat kejadian ia sedang berada di pos jaga.
“Saya mendapatkan laporan dari warga kalau ada yang mengenali pencurian tersebut” jelas uju
“Kami bersama warga sempat kehilangan jejak, dan untungnya ada seorang warga yang memberi tahu, bahwa ada jejak kaki dan sendal jepit di area pesawahan” tambahanya
Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya pelaku ditemukan di area pesawahan belakang KPRI MUKTI Banjarsari.
Warga setempat yang geram dengan ulah pelaku, segera mengepung lokasi, pelaku yang tidak bisa berkutik akhirnya dengan mudah dibekuk warga karena posisi pelaku pada saat itu sedang dalam keadaan tengkurap, dan menyembunyikan barang bukti dengan cara mengukurnya dengan lumpur sawah.
Kapolsek Banjarsari, AKP Ma’mun Murod, segera mengamankan pelaku karena sempat jadi bulan-bulanan warga.
“Kalau kami tidak datang tepat waktu, saya nggak bisa menjamin akan seperti apa amarah warga terhadap pelaku “ucapnya.
Pelaku sekarang mendekam di sel Polsek Banjarsari, dia juga mengaku hari ini telah melancarkan 2 aksi pencurian di 2 tempat yang berbeda, pertama dia mencuri tas yang berisi uang dan HP di kantor jasa ekspedisi Desa Banjarsari, dan yang kedua pelaku melancarkan aksinya di depan masjid Arrosidin PERSIS (Persatuan Islam) dengan cara mengambil accu mobil seorang jamaah yang sedang salat di dalam masjid.
Pelaku pencurian adalah warga dusun Sindanglaya, Desa Sindangsari, kecamatan Banjarsari, Ciamis Jawa barat.
Sebelum dijebloskan ke dalam sel tahanan anggota Polsek Banjarsari Bripka Nana pelaku dimandikan terlebih dahulu, karena kondisi pelaku saat itu penuh dengan lumpur sawah.
Kapolsek Banjarsari menghimbau agar masyarakat tetap waspada karena maraknya pencurian di sekitar lingkungannya, “dan kepada warga mohon siaga karena kejadian seperti ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi, dan apabila ada tindakan kejahatan seperti ini diharapkan warga tidak main hakim sendiri, dan segera melaporkan ke pihak yang berwajib” pungkasnya. (RD)

