
Metropostnews.com/Cilegon – Akhirnya aktor dibalik pemberitaan nikah sirih oknum TNI dan warga Merak kota Cilegon mulai terkuak.
Melalui media online yang membuat pemberitaan ini ramai khususnya di kota Cilegon.
Hal ini menjadi ramai dan meresahkan warga sekitar, karena didalam pemberitaan tersebut menyebut salah satu institusi negara yaitu TNI dan secara gamblang menyebut inisial oknum TNI aktif.
Bahkan menyebut tempat berdinasnya yaitu Kodim Kabupaten Pandeglang tanpa mengkroscek terlebih dahulu ke pihak Kodim Kabupaten Pandeglang.
Sangat disayangkan bahwa wartawan yang melakukan peliputan ini tidak melakukan konfirmasi kepada sumber yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut.
Redaksi lugas TV secara khusus menerima warga Merak tersebut dan menceritakan isi dari pemberitaan, lalu dari analisa produk pers tentunya sudah melenceng dari Kode etik jurnalistik dalam pasal pasal 1 dan 3 yang menyebutkan “Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk” Sementara Pasal 3 “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah”.
Dalam perkembangan informasi ini terkesan ada yang memainkan dengan dugaan tujuan kepentingan pribadi, menurut warga Merak inisial V yang menjadi korban pencemaran nama baik ini, dalam penjelasan nya kepada lugas TV berfokus mencari tahu apa kepentingan dari oknum LSM ini menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,bahkan kalau mengacu penjelasan dari narasumber yaitu ketua Rt setempat mengatakan ” yang datang adalah oknum LSM dan satu orang wartawan, namun pemberitaan mencapai puluhan media”.
“Alhamdulillah Bang, mulai terungkap siapa dibalik ini semua, walaupun asumsi saya dari awal tidak meleset, saya hanya ingin membersihkan nama baik saya dan Institusi TNI yang mana langsung menyebutkan Kodim Pandeglang, ” Kata V Rabu 28/06/2023.
“Saya pribadi mengikuti apa yang dilakukan oleh orang-orang yang memberitakan ke media ini, tapi alhamdulillah masih ada media atau wartawan yang profesional,sehingga masyarakat dapat pencerahan, ” Ujarnya.
“Saya dapat lirisan juga video yang mana jelas merusak nama baik saya dan oknum TNI dalam video tersebut, sehingga kita melacak orang dalam video tersebut, alhamdulillah kita sudah dapatkan,” Tutur V dengan nada tinggi.
“Dalam keterangannya(Tia) proses pembuatan video dilakukan pada hari minggu 25/06/2023, dikolam renang salah satu rumah, yang mana dalam penjelasannya dugaan dalang semua ini ada dalam dilokasi pembuatan vidio ini, ” Ucap V.
“Padahal saya dapat informasi sehari sebelumnya ada ungkapan dugaan dalang persoalan ini, saya Sebutkan inisial’J’ mengatakan bahwa tidak ada persoalan saya dengan Oknum TNI ini, bahkan kepada media, atau wartawan,terus kenapa dia ada dalam pembuatan video mantan penjaga toko saya,hari minggu di kolam renang, “pungkasnya.
“Saya mah warga biasa,tapi khabarnya saya mau dilaporin dengan tuduhan penculikan, Silakan saja, kebenaran pasti terungkap, ” Tutup V. (Red)
