
METROPOSTNews.com | Cirebon – Komponen Masyarakat Peduli Kota Cirebon (MPKC) angkat bicara terkait keberadaan Gedung Wanita (Charuban Convention Centre) yang berada di Jalan Pemuda, Kota Cirebon dan mendesak pemda Kota Cirebon untuk segera mengambil alih pengelolaan dari pihak swasta.
“Ada kewajiban pihak ketiga seniliai Rp. 132 juta pertahun yang tidak dibayarkan selama 7 tahun dan jelas ini cacat,” kata Agung Sentosa, Juru bicara MPKC kepada sejumlah pewarta, Kamis (21/7/22).
Pada kesempatan tersebut, ia pun mempertanyakan pihak Pemda Kota Cirebon, karena pihaknya menganggap selama ini seolah diam dan masih saja memberikan toleransi.
“Artinya memang pembangunan di Kota Cirebon dari segi perencanaannya amburadul,” ungkapnya.
intinya, lanjut dia, pemkot tidak memiliki itikad baik untuk memperbaiki kotanya sendiri.
“Kami lihat gedung wanita ini kumuh tidak sesuai rencana sebelumnya. Dimana, dalam rencananya di komplek gedung wanita tersebut akan ada area pameran dan hotel,” ungkapnya.
Maka dari itu, pihaknya secara tegas meminta pengelolaan gedung tersebut secepatnya diambil alih Pemkot Cirebon.
Dalam perjanjian jelas, menurutnya, gedung tersebut merupakan salah satu ikon karena tidak semua kota memiliki gedung wanita seperti di Kota Cirebon.
“Kemarin malam saja saya lewat gedungnya gelap gulita, padahal harusnya dipercantik, berfungsi dan dimanfatkan bagi kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon,” tuturnya.
Hal tersebut diperparah ketika kontribusi yang diharapkan tidak didapat. Tidak sesuai dengan Mou BOT selama kontrak 20 tahun kedepan.
“Sekali lagi Kami meminta Pemda Kota segera ambil alih pengelolaannya,” pungkasnya.

