
METROPOST1.COM, Italia — Hasil drawing Liga Champion sudah keluar pada beberapa hari lalu. 32 tim peserta UEFA Champion League (UCL) musim 2021-2022 dipastikan telah bertemu dengan rivalnya di ajang Liga Champions yang terbagi dalam 4 pot. Salah tim kontestan Liga Champion musim ini dari Serie A Liga Italia, AC Milan menarik perhatian publik.
Raksasa asal negara Italia yang musim lalu jadi runner up, kini kembali ke pentas prestisius Eropa. Setelah tujuh tujuh penantian panjang yang dinanti fans dan klub, tahun ini kesempatan kembali terbuka. Kembalinya AC Milan di Liga Champions 2021/2022 menjadi magnet tersendiri bagi fans juga para rivalnya.
AC Milan merupakan klub dengan tradisi juara terbanyak kedua setelah Real Madrid. Rossoneri telah membukukan tujuh gelar Liga Champions. Diantara pada musim yaitu tahun 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003, dan terakhir tahun 2007. Memang dari segi materi pemain, Milan yang dulu bukanlah yang sekarang. Dulu Milan diperkuat legenda hebat bernomor punggung 9, Filippo Inzaghi.
Meski demikian, Milan telah mempersiapkan semuanya untuk mentas di Liga Champion. Salahnya satunya mendatangkan Olivier Giroud yang musim lalu mengantarkan Chelsea juara Liga Champion. Kehormatan bagi Giroud yang mendapat nomor keramat Milan, nomor 9. Namun Rossoneri tidak boleh larut dalam kebahagiaan, sebab saat ini mereka tergabung dalam klub yang banyak dikatakan sebagai grup neraka.
AC Milan saat ini di pot keempat karena sudah lama tak mentas di ajang antar klub elite Eropa. Posisi AC Milan di pot keempat justru memicu lahirnya grup neraka ini. Terlepas dari itu setidaknya tim besutan Stefano Pioli harus berjibaku di grup UCL. Milan tergabung di Grup B bersama Liverpool, Atletico Madrid, dan Porto.
Usai lakukan jeda internasional, Milan dahulu diuji pada Liga Italia, berjumpa Juventus dan Atalanta. Sementara di Liga Champion, Milan telah ditunggu pesaing terhormatnya dalam perburuan gelar juara yaitu Liverpool. Berjumpa lawan dari Inggris yang juga bergelimang enam gelar Liga Champion, Milan harus berjuang lebih keras.
Hanya ada dua tiket ke babak 16 besar, artinya Milan harus bisa bermain lebih baik dari tim-tim tersebut. Masalahnya, di atas kertas Milan tampak akan kesulitan. Klub besutan Stefano Pioli itu rawan terjebak dengan kondisi pemain yang cedera. Mampukah Zlatan Ibrahimovic yang juga belum pernah merasakan mengangkat piala si kuping besar, membawa tim asal Milan kembali berjaya? Nantikan aksi dan penampilan mereka di Liga Champion. (Andrian)

