
MetropostNews — Politikus PAN Saleh Daulay menyebut tak perlu ekstrem buat bubarkan MUI. Ia pun memiliki alasan tersendiri.
“Terlalu ekstrem untuk mendesak pembubaran MUI karena apa yang dilakukan MUI ini sejauh ini sangat baik,” ungkap Saleh di DPR RI, Senin (22/11/2021).
Anggota Komisi IX itu mengatakan tugas pokok MUI masih dibutuhkan.
“Saya berpikir MUI merupakan lembaga tempat berkumpulnya tokoh-tokoh agama dari berbagai ormas yang ada,” katanya.
Saleh menilai lembaga tersebut masih memiliki kontribusi di Indonesia.
“Sampai sejauh ini kelihatannya MUI masih sangat berkontributif untuk membina umat, memberikan pendidikan, pengetahuan, dan segala macam yang terkait dengan khususnya ajaran islam,” katanya.
Saleh juga menyebutkan, sebaiknya masyarakat memberikan masukan jika ada hal yang kurang tepat pada MUI.
“Kalau kiranya ada hal yang perlu dibenahi, ada saran masukan, saya kira silahkan, itu bisa disampaikan kepada MUI,” katanya.
Wacana pembubaran MUI ramai di media sosial. Hal itu merupakan buntut salah satu anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain an-Najah yang ditangkap Densus 88, Selasa (19/11) lalu.
Saat ini, Zain sudah dinonaktifkan sebagai pengurus MUI. (Red)

