
Metropostnews.com | Malang – Sangat luar biasa di saat menteri KLHK mengelontrorkan program perhutanan sosial justru perhutani KPH Malang akan melakukan penebangan di saat situasi rawan bencana di Kabupaten Malang. Sabtu 19/03/2023.
Penebangan kayu yang surat perintah tugasnya sudah di terima Asper wilayah Kecamatan Pujon tidak main-main rencana seluas 11-60 HA yang berlokasi di Desa Tawangsari Kecamatan Pujon.adapun jenis yang akan di tebang pohon,damar,pohon Pinus dan pohon galitus.
Di saat kala Kecamatan Ngantang dan Pujon di terjang banjir dan longsor beberapa Minggu lalu, malah perhutani akan melakukan penebangan hutan sebegitu luasnya. Penebangan dengan dasar yang katanya sudah di lakukan penelitian oleh KLHK,ungkap salah satu pegawai perhutani.
Ketika tim media mendatangi kantor KPH Malang untuk klarifikasi mengatakan ” Kami sudah merencanakan tiga tahun yang lalu dan sudah di lakukan penelitian oleh kementrian KLHK dan surat perintah kerja sudah benar” ,tegas Humas KPH malang.
Mungkin dalam penelitian tersebut tidak mempertimbangkan dampak negatifnya bahwa penyumbang terbesar pendangkalan bendungan Selorejo di akibatkan oleh erosi dari hutan yang gundul,dan hutan yang beralih menjadi lehan pertanian .
Dengan adanya penebangan di saat banyaknya bencana saat ini masyarakat Peduli Ngantang menyurati ke Kementerian BUMN guna meminta untuk mempertimbangkvan kegiatan tersebut .
“SPK sudah kami terima akan tetapi kami bisanya cuma menunjukan saja tolong jangan di bawa atau difoto ,kalau mau tanya ke kebenaran SPK ini satu pintu saja langsung ke KPH Malang.” ungkap Asper wilayah Pujon,
Solikin.
tru KPH Malang Akan Ada Penebangan Hutan.
Metropostnews.com | Malang. Sangat luar biasa di saat menteri KLHK mengelontrorkan program perhutanan sosial justru perhutani KPH Malang akan melakukan penebangan di saat situasi rawan bencana di Kabupaten Malang. Sabtu 19/03/2023.
Penebangan kayu yang surat perintah tugasnya sudah di terima Asper wilayah Kecamatan Pujon tidak main-main rencana seluas 11-60 HA yang berlokasi di Desa Tawangsari Kecamatan Pujon.adapun jenis yang akan di tebang pohon,damar,pohon Pinus dan pohon galitus.
Di saat kala Kecamatan Ngantang dan Pujon di terjang banjir dan longsor beberapa Minggu lalu, malah perhutani akan melakukan penebangan hutan sebegitu luasnya. Penebangan dengan dasar yang katanya sudah di lakukan penelitian oleh KLHK,ungkap salah satu pegawai perhutani.
Ketika tim media mendatangi kantor KPH Malang untuk klarifikasi mengatakan ” Kami sudah merencanakan tiga tahun yang lalu dan sudah di lakukan penelitian oleh kementrian KLHK dan surat perintah kerja sudah benar” ,tegas Humas KPH malang.
Mungkin dalam penelitian tersebut tidak mempertimbangkan dampak negatifnya bahwa penyumbang terbesar pendangkalan bendungan Selorejo di akibatkan oleh erosi dari hutan yang gundul,dan hutan yang beralih menjadi lehan pertanian .
Dengan adanya penebangan di saat banyaknya bencana saat ini masyarakat Peduli Ngantang menyurati ke Kementerian BUMN guna meminta untuk mempertimbangkvan kegiatan tersebut .
“SPK sudah kami terima akan tetapi kami bisanya cuma menunjukan saja tolong jangan di bawa atau difoto ,kalau mau tanya ke kebenaran SPK ini satu pintu saja langsung ke KPH Malang.” ungkap Asper wilayah Pujon,
Solikin.
