
Metropostnews.com | LEBAK – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Lebak kembali menggelar ajang lari RUNK5BITUNG 2026 atau Fun Run 5 Kilometer dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Alun-Alun Rangkasbitung tersebut akan diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp105 juta untuk sejumlah kategori yang diperlombakan.
Ketua KORPRI Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengatakan penyelenggaraan RUNK5BITUNG 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta memperkenalkan potensi Kabupaten Lebak kepada masyarakat luas.
“Dalam menyongsong HUT RI, KORPRI Lebak akan menggelar event lari. Event ini juga akan dihadiri oleh pelari nasional,” ujar Halson di Rangkasbitung, Kamis (30/7/2026).
Menurut Halson, penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua setelah kegiatan serupa sukses digelar pada 2024. Antusiasme peserta dinilai terus meningkat, dengan sekitar sepertiga peserta berasal dari luar Kabupaten Lebak, di antaranya dari Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Kalimantan.
“Peserta yang mendaftar sepertiganya berasal dari luar Kabupaten Lebak. Untuk hadiah, kami siapkan total Rp105 juta,” katanya.
Panitia membagi perlombaan ke dalam beberapa kategori. Pada Sabtu (1/8/2026) akan digelar Kids Dash untuk anak usia 6–11 tahun di kawasan Alun-Alun Rangkasbitung. Sementara pada Minggu (2/8/2026), lomba dilanjutkan untuk kategori 5K Nasional Putra dan Putri, kategori umum, pelajar usia 12–16 tahun, master usia 45 tahun ke atas, serta ASN/KORPRI dengan waktu start pukul 06.00 WIB.
Selain masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Halson menyebut Ketua Umum KORPRI Pusat yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Judar, dijadwalkan hadir bersama sejumlah pejabat kementerian serta pelari nasional.
“Selain pejabat kabupaten dan kota serta Sekda Provinsi Banten, akan hadir pula Ketua KORPRI Pusat, Profesor Judar yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara beserta beberapa pejabat kementerian dan pelari nasional,” ujarnya.
RUNK5BITUNG 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Panitia menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak untuk memperkenalkan sejumlah destinasi wisata kepada peserta, terutama yang berasal dari luar daerah.
Peserta yang mengambil race pack pada Jumat (31/7/2026) akan diarahkan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di sekitar Rangkasbitung, seperti Museum Multatuli, Balong Rancalentah, dan lokasi wisata lainnya.
“Peserta dari luar daerah yang mengambil kartu peserta pada hari Jumat berpeluang mengunjungi sejumlah destinasi wisata. Karena itu kami memberi ruang kepada Dinas Pariwisata untuk memperkenalkan objek wisata seperti museum, Balong Rancalentah, dan destinasi lainnya,” kata Halson.
Untuk mendukung perputaran ekonomi lokal, panitia juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama penyelenggaraan kegiatan.
“Kami berkolaborasi dengan pelaku UMKM sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi pengamanan dan layanan kesehatan, panitia bekerja sama dengan Polres Lebak, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, RS Misi, dan RSUD Adjidarmo. Sebanyak 10 unit ambulans disiagakan di sejumlah titik lintasan guna mengantisipasi kondisi darurat selama perlombaan berlangsung.
“Untuk pengamanan dan kesehatan kami berkolaborasi dengan Polres Lebak, Dishub, Dinkes, RS Misi, dan RSUD Adjidarmo. Kami juga menyiapkan ambulans di 10 titik untuk mengantisipasi kondisi darurat,” pungkas Halson.
Melalui penyelenggaraan RUNK5BITUNG 2026, KORPRI Kabupaten Lebak berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat budaya hidup sehat, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Lebak kepada peserta dari berbagai daerah. (Ajat)

